Indonesia Dorong Transformasi Kependudukan Inklusif dan Berbasis Data di Forum PBB

okezone.com
21 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong agenda kependudukan dan pembangunan global dalam Sidang, ke-59 Komisi Kependudukan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Commission on Population and Development/CPD) yang berlangsung di Markas Besar PBB, New York, pada 13–17 April 2026.

Delegasi Indonesia dipimpin Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Bonivasius Prasetya Ichtiarto. Dalam pernyataan nasionalnya, Indonesia menyampaikan telah meluncurkan Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) 2025–2045 yang diperkuat melalui Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) tahap pertama 2025–2029.

Baca Juga :
MUI Kecam Keras Kebijakan Israel Hukum Mati Tahanan Palestina, Serukan PBB hingga OKI Turun Tangan

Kebijakan tersebut diimplementasikan hingga tingkat daerah guna memastikan isu kependudukan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan lintas sektor. Indonesia juga menekankan pentingnya kerja sama multilateral untuk menghadapi tantangan global, termasuk transisi demografi dan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.

Selain itu, Indonesia menyoroti pentingnya transformasi digital dan penguatan riset dalam pembangunan kependudukan yang inklusif. Pemanfaatan teknologi diarahkan untuk memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan, khususnya di wilayah terpencil, sekaligus menyiapkan tenaga kerja menghadapi era kecerdasan buatan dan otomasi.

Di bidang tata kelola, pemerintah juga terus mengembangkan Sistem Data Sosial Ekonomi Nasional Terpadu untuk mendukung kebijakan berbasis bukti. Sistem ini memungkinkan identifikasi kelompok rentan secara lebih presisi dan perumusan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga :
SBY Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL di Medan Perang yang Masih Membara

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Hari Ini Dibanderol Rp2,888 Juta per Gram
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Aksi Grup Bakrie: BNBR, JGLE, dan VKTR Rights Issue, UNSP Private Placement
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Pajak Masih Jadi Tantangan Penjualan Kendaraan, Idealnya di Bawah 20 Persen?
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Wamentan Perluas Ekspor Pupuk Urea ke Australia–Brasil
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Helikopter PK-CFX hilang kontak di Sekadau Kalimantan Barat
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.