FAJAR, MUNICH—Bayern Munchen berhasil menyingkirkan Real Madrid di babak 8 besar dan lolos ke semfinal.
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany menyebut itu duel yang sangat luar biasa setelah tercipta tujuh gol di Allianz Arena.
Selain memuji timnya, ia juga menunjukkan respek pada Real Madrid yang sempat tiga kali memimpin di laga ini.
“Itu adalah pertandingan yang sangat emosional. Kami banyak menguasai bola dan selalu merasa bisa mencetak gol. Tapi Real Madrid adalah Real Madrid. Mereka selalu menjadi ancaman,” ujarnya saat berbicara kepada DAZN.
Ia menyebut mental jadi penentu. “Para pemain kuat secara mental hari ini untuk bangkit dari kemunduran. Para penggemar juga membantu kami. Kami tetap tenang dan selalu merasa bahwa momen kami akan datang,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa sangat sedih saat berbicara kepada Movistar usai pertandingan ini.
“Saya ikut merasakan kesedihan mereka (pemain). Atas usaha yang mereka lakukan. Ini menyakitkan karena Real Madrid tidak akan memenangkan gelar ke-16 mereka tahun ini,” katanya.
Terlepas dari itu, ia sangat bangga pada perjuangan timnya. “Saya sangat bangga. Kami akan kembali ke Madrid setelah memberikan yang terbaik,” tegasnya.
“Kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol. Sebelum gol mereka, kami akan melakukan beberapa pergantian pemain, tetapi gol mereka mengakhirinya. Itu bukan takdir kami,” lanjutnya.
Berbicara kepada TNT Sports, Álvaro Arbeloa mempertegas penilaiannya. “Itu adalah pertandingan yang hebat. Kami mencetak tiga gol dan kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol,” tandasnya. (amr)





