Seorang petugas damkar menjadi korban begal di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat. Komplotan begal ini pun telah diringkus oleh polisi.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (2/4/2026). Sepeda motor dan handphone (HP) korban raib dirampas. Korban mengalami sejumlah luka akibat dikeroyok gerombolan begal.
"Mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan," kata Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir Iptu Heri Moko, Selasa (7/4).
Polisi sudah melakukan visum terhadap korban di RS Tarakan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam mengusut kasus tersebut.
Aksi pembegalan itu viral di media sosial (medsos) seperti dilihat detikcom, Selasa (7/4). Dari video yang beredar tampak korban dipepet oleh beberapa pelaku hingga dipukuli.
Korban, yang saat itu baru pulang dari rumah temannya, dipepet para pelaku lalu dipukuli hingga dikepruk batu dan berujung motornya dibawa kabur. Korban mengalami luka di kepala, wajah, dan tangan akibat dikeroyok para pelaku.
"Pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian, sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku," kata Iptu Heri.
1. 5 Pelaku Begal DitangkapPolisi menangkap 5 pelaku begal terhadap petugas pemadam kebakaran (damkar), Bimo Margo Hutomo (30), di Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus). Kelima pelaku ditangkap di hotel.
"Pada Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, tim yang dipimpin Kanit Resmob AKP Rasid dan Kanit Ranmor Iptu Hutagaol berhasil mengamankan para pelaku di sebuah hotel kawasan Pluit, Jakarta Utara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (14/4).
Lima terduga pelaku yang ditangkap adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Berdasarkan pendalaman sementara, para pelaku memiliki peran yang bervariasi dalam melancarkan aksinya.
"(Peran pelaku) mulai dari menabrak dan memukul korban, mengambil barang milik korban, hingga memantau situasi di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.
(rdp/rdp)





