Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan logistik jemaah haji terus dimatangkan, khususnya terkait distribusi koper sebagai salah satu perlengkapan penting menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Direktur Pengawasan Haji Reguler, Rudi Nurudin Ambary, menyatakan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah penyedia koper guna memastikan proses produksi hingga distribusi berjalan sesuai jadwal.
Menurutnya, penyedia koper jemaah haji berasal dari maskapai yang melayani penerbangan haji, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan koper dapat didistribusikan kepada jemaah sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” ujar Rudi dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 April 2026.
Ia menjelaskan, sidak tersebut merupakan bagian dari pengawasan intensif Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah guna menjamin kualitas serta ketepatan distribusi perlengkapan jemaah.
“Ditjen telah melakukan inspeksi ke perusahaan produsen koper. Kami berharap distribusi kepada jemaah dapat segera dilakukan,” tambahnya.
Rudi menuturkan, pengawasan terhadap penyediaan perlengkapan haji telah dimulai sejak 13 April 2026 dan akan terus berlanjut hingga seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi.
Ia menegaskan, upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan layanan penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal, terutama menjelang masa keberangkatan yang semakin dekat.
“Ini kami lakukan agar koper bisa diterima jemaah tepat waktu sesuai jadwal,” tegasnya.
Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap distribusi koper dan perlengkapan lainnya berjalan lancar, sehingga jemaah dapat mempersiapkan diri dengan lebih tenang dan nyaman sebelum berangkat menunaikan ibadah haji.
Editor: Redaktur TVRINews





