Sudin KPKP Jaksel Akan Musnahkan Ikan Sapu-sapu dengan Cara Dibelah dan Dikubur

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan bakal melakukan pemusnahan ikan sapu-sapu yang berada di sungai-sungai dan saluran air dengan cara dibelah dan dikubur.

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

“Setelah ditangkap, ikan sapu-sapu akan dimusnahkan dengan cara dibelah dua dan dikubur di lokasi yang sudah kami tetapkan,” kata Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Jakarta Selatan Arief Prakoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.

Secara teknis, penangkapan akan dimulai dari pintu air hingga kawasan pertigaan yang dikenal warga sebagai Kali Tengah. Ikan yang tertangkap kemudian akan dikubur di area sekitar pintu air yang telah ditentukan.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu juga akan dilaksanakan serentak di lima wilayah Jakarta pada Jumat, sesuai arahan Pramono.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai unit kerja perangkat daerah (UKPD), antara lain Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Badan Air.

"Jumat rencana kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak se-DKI Jakarta, untuk wilayah Jakarta Selatan pelaksanaan di saluran Phb Setu Babakan," ucapnya.

Selain itu, pihak kelurahan, kecamatan, hingga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga akan dilibatkan. Sekitar 100 personel akan diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, dijadwalkan turut hadir untuk meninjau langsung pelaksanaan operasi.

Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan.

“Kami mengajak seluruh unsur terkait untuk bersama-sama melakukan penangkapan ikan sapu-sapu ini,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pembersihan sungai dan saluran air secara serentak di lima wilayah kota adminstrasi Jakarta pada Jumat (18/4/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kegiatan ini juga menyasar pengangkatan ikan sapu-sapu yang dinilai merusak lingkungan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Ikan sapu-sapu, besok pada hari Jumat pagi secara serentak seluruh lima kota yang ada di Jakarta akan mengadakan acara untuk pembersihan ikan sapu-sapu,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Menurut Pramono, ikan sapu-sapu harus dibersihkan karena merusak ekosistem sungai. Selain itu, ikan ini juga berbahaya jika dimakan. “Kenapa ikan ini harus dibersihkan? Karena memang sudah merusak. Dan dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium kadar batasnya itu kan 0,3 miligram. Dia lebih dari itu, sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jemaah Haji Bawa Uang Rp 100 Juta Lebih Wajib Lapor Bea Cukai
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Raksasa Judi Online Ini Didenda Rp 85 Miliar
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
• 12 jam laludisway.id
thumb
Kondisi Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Inara Rusli Terkait Dugaan Perzinaan Ditunda
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Foto: Geliat Produksi Plastik di Tengah Harga yang Melambung di Indonesia
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.