Cara Kerja KB IUD dan Penyebab Bisa Hamil Meski Sudah Pakai

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

IUD atau Intrauterine Device dikenal sebagai salah satu metode kontrasepsi yang efektif dalam mencegah kehamilan. KB yang satu ini memiliki efektivitas sebesar 99 persen jika dipasang dengan benar. Namun, masih banyak yang belum memahami cara kerja alat ini di dalam rahim.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, SpOG, menjelaskan, cara kerja IUD di tubuh perempuan tidak hanya satu, melainkan dua proses utama yang saling mendukung.

1. Melemahkan dan Membunuh Sperma

IUD, khususnya yang mengandung tembaga, menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi sperma. Saat sperma masuk ke dalam rahim, kandungan tembaga akan membuat sperma menjadi lemah bahkan mati.

Namun, dalam kondisi tertentu, ada kemungkinan sperma yang sangat kuat tetap bisa bertahan dan melanjutkan perjalanan hingga ke saluran tuba.

“Tapi ada kondisi kadang sperma yang bagus banget, kuat, tembus dia berhasil lewat. Pas banget sang istri ovulasi, terjadilah pembuahan,” ungkap dr. Andrew saat live TikTok bersama kumparanMOM, Kamis (9/4).

2. Menipiskan Dinding Rahim

Selain memengaruhi sperma, IUD juga menyebabkan peradangan ringan pada dinding rahim (endometrium). Akibatnya, lapisan rahim menjadi lebih tipis dari biasanya.

Padahal, embrio membutuhkan dinding rahim yang tebal dan sehat untuk bisa menempel dan berkembang. Karena dinding rahim menipis, embrio yang terbentuk umumnya tidak dapat menempel dengan baik dan akhirnya luruh.

Lantas, Kapan Kehamilan Bisa Terjadi?

Meskipun efektif, kehamilan tetap bisa terjadi dalam kondisi tertentu. Salah satunya jika posisi IUD bergeser dari tempat semestinya, misalnya turun ke serviks atau tidak lagi berada di dalam rahim.

dr. Andrew menjelaskan, kondisi ini bisa terjadi jika Anda jarang melakukan kontrol atau tidak memeriksakan diri meskipun ada keluhan. Saat posisi IUD tidak optimal, perlindungan terhadap kehamilan pun menurun.

Dalam situasi tersebut, sperma yang berhasil mencapai sel telur dapat menyebabkan pembuahan. Jika embrio kemudian berhasil menempel di dinding rahim, maka terjadilah kehamilan, yang menandakan kegagalan IUD sebagai alat kontrasepsi.

Nah Moms, apakah Anda salah satu pengguna KB IUD? Bagaimana pengalaman Anda sejauh ini menggunakan kontrasepsi tersebut?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satpol PP Surabaya Jaring 20 Pelaku Vandalisme Sejak Januari 2026
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bocoran Jadwal Pendaftaran CPNS 2026 Resmi Beredar, Cek Daftar Dokumen Wajibnya Sekarang!
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Sidang Pembunuhan Kacab Bank: Oditur Militer Koordinasi dengan Kejaksaan untuk Hadirkan 17 Saksi
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Dosen FH UI Syok Lihat Namanya di Grup Chat Pelecehan Mahasiswa: Isinya di Luar Nalar, Ini Daftar Pelakunya!
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Dedi Mulyadi Tegas soal Banjir Bandung: Stop Alih Fungsi Sawah Jadi Perumahan
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.