Kali Ini PSM Butuh Bantuan Bernardo Tavares! Persebaya Harus Kalahkan Madura United agar Juku Eja Terhindar dari Zona Degradasi

harianfajar
15 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Publik sepak bola Makassar kini tengah mengarahkan pandangan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Bukan tanpa alasan, sebab nasib PSM Makassar di papan klasemen Super League 2025/2026 kini sedikit banyak bergantung pada mantan pelatih mereka yang kini menahkodai Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares.

Persebaya dijadwalkan menjamu Madura United dalam Derbi Suramadu, Jumat (17/4/2026). Bagi PSM, kemenangan Persebaya adalah harga mati untuk menjaga jarak aman dari ancaman zona degradasi.

Situasi di papan bawah klasemen saat ini sedang membara. PSM Makassar tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 28 poin. Sementara itu, Madura United yang berada di posisi ke-16 (zona merah) mengantongi 23 poin.

Hitung-hitungannya cukup mendebarkan. Jika Madura United berhasil mencuri tiga poin di GBT, koleksi mereka menjadi 26 poin. Jarak dengan PSM hanya tersisa 2 poin. Kondisi ini akan menjadi bencana bagi Juku Eja jika sehari setelahnya mereka terpeleset saat menghadapi Borneo FC.

Oleh karena itu, bantuan Tavares untuk “menahan” laju Madura United sangat krusial bagi keselamatan mantan tim asuhannya itu. Jelas Tavares tidak ingin itu terjadi, apalagi pernah punya memori membawa PSM juara Liga 1 musim 2022/2023.

Tavares Terjepit Badai Cedera

Ironisnya, misi Bernardo Tavares untuk membantu secara tidak langsung mantan tim yang pernah ia bawa juara Liga 1 2022/2023 itu sedang terjal. Persebaya Surabaya saat ini sedang pincang akibat badai cedera yang menghantam pemain pilar senilai total Rp15 miliar.

Bek Leo Lelis diragukan tampil usai cedera kontra Persija. Sementara kondisi sang kapten Bruno Moreira juga sama. Motor serangan Green Force ini belum pulih 100 persen.

Kiper Ernando Ari juga tidak bisa diturunkan. Sang tembok terakhir di bawah mistar gawang juga dalam kondisi meragukan.

“Saat ini banyak pemain yang tidak bisa membantu tim karena cedera maupun sakit. Kami masih memutar otak untuk melihat siapa yang benar-benar siap bermain dalam kondisi 100 persen,” ungkap Bernardo Tavares dengan nada berat.

Madura United Mengintai Celah

Kondisi pincangnya Persebaya menjadi angin segar bagi Madura United. Pelatih interim Laskar Sape Kerrab, Rakhmad Basuki, menyadari betul bahwa ini adalah peluang emas untuk keluar dari zona merah, meski ia tetap mewaspadai motivasi bangkit tuan rumah.

“Kami memperhatikan motivasi Persebaya untuk menang di Derbi Suramadu, apalagi mereka baru kalah dari Persija. Namun kami siap bertarung,” tegas Rakhmad.

Harapan pada Tuah Sang Mantan

Kini, pendukung PSM Makassar hanya bisa berharap tuah dan strategi jenius Bernardo Tavares tetap manjur meski dengan skuad seadanya. Kemenangan Persebaya di GBT bukan hanya soal gengsi Surabaya, tetapi juga napas panjang bagi PSM untuk tetap eksis di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Akankah sang arsitek asal Portugal ini kembali memberikan “kado” bagi Juku Eja dengan menjegal Madura United? Menarik untuk dinantikan. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Hery Susanto yang Ditahan Kejagung, Baru 6 Hari Jabat Ketua Ombudsman
• 12 jam laludetik.com
thumb
RI-Rusia Sepakat Kerja Sama Energi Jangka Panjang
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Kalbar, Tim SAR Dikerahkan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Head to Head Indonesia vs Malaysia: Garuda Muda Unggul Tipis
• 15 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Evakuasi Heli Jatuh di Sekadau Kalbar Terkendala Cuaca
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.