Viral Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa IPB, Kampus Kecam-Investigasi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Viral tangkapan layar grup chat diduga milik mahasiswa Teknik Mesin dan Biosistem Institut Pertanian Bogor (IPB). Isi percakapan dalam grup itu berisi pembahasan tentang sejumlah perempuan yang dijadikan objek seksual.

Tanggapan layar itu menuai protes di media sosial.

Merespons hal ini, IPB University menegaskan komitmennya untuk menciptakan kehidupan kampus yang kondusif dan aman bagi siapa pun. IPB mengecam keras segala bentuk kekerasan seksual.

"Terkait adanya laporan dugaan kasus pelecehan seksual di kalangan mahasiswa yang diperbincangkan di media sosial, IPB University mengecam segala bentuk perilaku yang merendahkan harkat dan martabat manusia," kata Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Alfian Helmi, dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Kamis (16/4).

Saat ini IPB University tengah melakukan langkah-langkah penanganan terhadap dugaan kasus pelecehan seksual dimaksud.

“Setiap bentuk pelanggaran terhadap tata tertib kehidupan kampus akan kami proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucap Alfian.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB University sedang menyelidiki dugaan kasus pelecehan seksual dimaksud.

“Serangkaian tahapan dilakukan mulai dari pemanggilan pihak terkait, pengumpulan bukti, serta koordinasi dengan unit terkait, “ jelasnya.

Pihak kampus mengedepankan prinsip kehati-hatian, kerahasiaan, serta menjunjung tinggi asas keadilan dalam menyelidiki kasus ini. Peraturan Rektor IPB University Nomor 45 Tahun 2025 Tentang Tata Tertib Kehidupan Mahasiswa IPB menjadi landasan dalam memproses dugaan pelanggaran.

“Apabila dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, IPB University akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa IPB University berkomitmen memberikan pendampingan bagi pihak yang terdampak.

Selama proses penanganan ini, IPB University mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati proses penanganan yang sedang berjalan agar kasus ini dapat terselesaikan dengan baik.

“Perkembangan penanganan kasus ini akan kami sampaikan secara berkala sesuai proses yang berjalan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan asas keadilan, “ ucap Alfian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Membaca Tujuan Trump di Balik Operasi Militer AS Blokade Selat Hormuz
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
PT Taspen Beri Pernyataan Soal Kenaikan dan Rapel Gaji Pensiunan PNS
• 3 jam laluharianfajar
thumb
AS dan Iran Dilaporkan Capai Kesepakatan Perpanjang Masa Gencatan Senjata
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jangan Panik! Ini Prosedur dan Alur Penanganan Kendala Selama TKA
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
• 18 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.