Kementan dan BUMN Segera Realisasikan Program B50 dan E20

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, implementasi B50 menjadi fokus utama dan ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini.

Kementan dan BUMN Segera Realisasikan Program B50 dan E20. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Pemerintah mempercepat implementasi program bioenergi melalui biodiesel 50 persen atau B50 dan mandatori etanol E20 sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi nasional. Upaya ini dinilai mampu menekan impor energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, implementasi B50 menjadi fokus utama dan ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini, di mana program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor biofuel.

Baca Juga:
Launching Juli, Seluruh Lokomotif KAI Siap Gunakan B50

“Arahan Bapak Presiden, yaitu biofuel. B50 jalan kita stop impor solar 5 juta ton. Nah ini capaian yang luar biasa. Karena akan membuka lapangan kerja, menurunkan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya dalam pertemuan dengan jajaran PTPN dan Danantara di Jakarta, dikutip Kamis (16/4/2026).

Selain biodiesel, pemerintah juga mempercepat pengembangan etanol sebagai bagian dari bauran energi nasional melalui mandatori E20. Amran mengatakan, Indonesia membutuhkan sekitar 8 juta ton etanol untuk mendukung program tersebut.

Baca Juga:
Indonesia Terapkan B50 Mulai Juli, Pasokan Bahan Baku Dinilai Jadi Tantangan

“Yang paling terakhir adalah etanol. Kita menuju mandatori E20. Kita butuh 8 juta ton etanol. Artinya apa? Suatu saat kita mandiri karena Brasil sekarang sudah bisa E70, E100,” kata dia.

Baca Juga:
Uji Coba Capai 70 Persen, Bahlil Ungkap Implementasi B50 Dimulai Juli 2026

Amran menegaskan jika seluruh ekosistem bioenergi ini berjalan optimal, maka dampaknya akan signifikan terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, angka kemiskinan serta pengangguran bisa ditekan sehingga kesejahteraan masyarakat pun bisa meningkat.

“Kalau ini semuanya mandiri, insyaallah, menciptakan lapangan kerja, menurunkan kemiskinan, kemudian pengangguran kita turunkan, kesejahteraan meningkat, Indonesia emas kita rebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director Business 2 Danantara Setyanto Hantoro menyampaikan kesiapan BUMN dalam mendukung implementasi program bioenergi, khususnya biodiesel dan etanol.

Menurut Setyanto, program biodiesel B40 yang saat ini berjalan telah berhasil mengurangi ketergantungan terhadap impor energi, bahkan membuka peluang ekspor di masa depan.

“Dan dengan B40 sekarang sebetulnya kita sudah enggak impor solar. Nanti kalau B50 kita bahkan ekspor solar. Jadi yang sekarang B40 sudah terpenuhi,” ujar dia.

Untuk mendukung implementasi E20, pembangunan fasilitas produksi etanol juga terus dipercepat. Saat ini, satu pabrik telah beroperasi, sementara satu lainnya telah memasuki tahap groundbreaking di Jawa Timur. Empat pabrik tambahan juga akan segera dibangun, sehingga total menjadi enam fasilitas produksi.

“Yang berikutnya adalah untuk yang gasolin, untuk bensin ya, itu nanti menuju E20. Tadi dengan Pak Mentan sudah sepakat kita akan groundbreaking beberapa, yang sudah ada sekarang baru satu pabrik, yang kedua sudah di groundbreaking di Jawa Timur, kemudian menyusul empat lagi, jadi totalnya enam. Itu untuk memenuhi E20 nantinya,” kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suasana Hangat di Dermaga Paotere, Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Sapa Warga dan Bantu Penumpang
• 20 jam laluharianfajar
thumb
320 Visa Petugas Haji Terkendala, Menhaj Pastikan Tak Ganggu Keberangkatan ke Tanah Suci
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Bahlil Sebut Harga BBM Pertalite Tidak Naik hingga Akhir Tahun
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Saiful Mujani Sebut Jatuhkan Prabowo , KSP Buka Dialog? | ROSI
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Metro Belum Terima Laporan Resmi Dugaan Pelecehan Seksual di UI
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.