Anggota DPRD Kabupaten Serang Soroti Minimnya Pelayanan Kesehatan di Pulau

detik.com
15 jam lalu
Cover Berita
Serang -

Anggota DPRD Kabupaten Serang Muhibbin menyoroti fasilitas kesehatan di wilayah Pulau Tunda dan Pulau Panjang. Menurutnya, pelayanan di dua pulau tersebut masih kurang dan perlu inovasi kebijakan.

Ibbin, sapaan Muhibbin, mengatakan di dua pulau tersebut hanya terdapat puskesmas pembantu (pustu), tapi belum berjalan optimal.

"Saat ini hanya terdapat puskesmas pembantu (pustu) sebagai tempat layanan, namun keberadaannya belum menjadi jawaban jika tidak dibarengi dengan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas setiap hari serta ketersediaan obat-obatan yang memadai," kata Ibbin, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Polres Serang Bangun Jembatan Kampung yang Sempat Hanyut gegara Banjir

Ibbin juga menyinggung kejadian pada 22 Maret 2026 di Pulau Tunda. Saat itu, seorang anak tersengat ikan beracun.

"Terjadi insiden pada 22 Maret 2026, di mana seorang anak berusia 11 tahun tersengat ikan beracun, namun tidak ada nakes di lokasi untuk memberikan penanganan," ujarnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang itu menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, wilayah pulau seharusnya mendapat perlakuan khusus dan tidak bisa disamakan dengan wilayah daratan.

"Standar pelayanannya jangan disamakan dengan wilayah daratan. Karena ini wilayah khusus, yaitu pulau, maka harus ada layanan khusus, termasuk sarana dan prasarananya," ucapnya.

"Kalau di darat dokter banyak, tidak ada puskesmas masih ada klinik. Nah, kalau di pulau bagaimana?" lanjutnya.

Selain meminta agar nakes di puskesmas pembantu tersedia setiap hari, Ibbin juga menyampaikan gagasan tentang puskesmas terapung. Puskesmas tersebut berupa kapal yang dilengkapi dokter, alat kesehatan, dan obat-obatan.

"Dokter bisa berkunjung seminggu dua kali. Jadi kalau kita punya puskesmas terapung, akan ada jadwal rutin ke sana," katanya.

Baca juga: Pasutri di Serang Tipu Belasan Pencari Kerja, Korban Harus Bayar Rp 3,3 Juta

Jika ada masyarakat pulau yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut, puskesmas terapung bisa membawa pasien ke daratan.

"Jadi ketika ada warga yang berobat saat jam kunjungan dan membutuhkan penanganan lanjutan, bisa langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan puskesmas terapung," katanya.

Keberadaan kunjungan rutin dokter ke wilayah pulau dinilai penting bagi masyarakat. Kondisi tersebut dapat menumbuhkan semangat untuk sembuh.

"Warga yang sakit, misalnya di hari Sabtu atau Minggu, akan punya sugesti untuk sembuh. Mereka bisa tenang karena tahu hari Selasa dokter akan datang ke pulau," ucapnya.

Lihat juga Video IDAI Tekankan Pentingnya Akses Pelayanan Kesehatan di RI




(aik/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Jalan Amblas di Bekasi Bikin Waswas Pengendara
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Kalah di Perempat Final, Kutukan Kylian Mbappe di Liga Champions Belum Usai
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Lebih dari 18 Juta Serangan Siber Mengintai Bisnis Asia Tenggara, Indonesia Masuk 3 Besar
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KPK Telusuri Uang Sitaan di Kasus Suap KPP Madya Jakut
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bea Cukai Aceh Imbau Jemaah Calon Haji Tertib Lapor Barang Bawaan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.