Arab Saudi Tunda Proyek Kota Futuristik NEOM, Fokus ke Agenda Global

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Seorang pejabat investasi Arab Saudi menyebut sejumlah proyek infrastruktur dalam megaproyek kota NEOM kemungkinan ditunda, meski tidak ada yang dibatalkan.

Kabar ini langsung ditanggapi Gubernur Public Investment Fund, Yasir Al-Rumayyan. Dia menegaskan seluruh proyek di NEOM tetap berjalan sesuai rencana besar, meski beberapa bagian mengalami penyesuaian waktu.

"Apakah ada percepatan atau pembatalan? Pertanyaan ini sering muncul. Saya bisa menjawab sekarang bahwa tidak ada proyek di NEOM yang dibatalkan. Apakah ada yang ditunda? Tentu saja ada. Mengapa? Beberapa proyek ditunda karena tidak berada di jalur kritis. Tidak ada dampak kritis," katanya dikutip dari AFP, Kamis (16/4).

Ia menjelaskan, penundaan terjadi pada proyek-proyek yang tidak berdampak langsung terhadap target utama pengembangan, sehingga tidak mengganggu keseluruhan progres Neom. Namun demikian, pemerintah tetap memprioritaskan proyek-proyek strategis yang masuk dalam jalur utama (critical path), terutama yang berkaitan dengan agenda global Arab Saudi ke depan.

“Namun, ada proyek lain yang berada di jalur kritis. Saya sebutkan Expo 2030, kami harus menyediakan seluruh kemampuan untuk kesuksesan Expo. Piala Dunia dijadwalkan pada 2034, kami juga harus menyediakan seluruh kemampuan untuk Piala Dunia," jelasnya.

Megaproyek NEOM merupakan bagian dari transformasi ekonomi Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak dan menarik investasi global.

Investasi Jumbo Kota NEOM

Megaproyek NEOM dibangun di atas lahan seluas 26.500 km. Wilayah tersebut direncanakan mencakup sebuah kota bernama The Line, yang akan membentang lurus sekitar 170 kilometer melalui padang pasir dengan nilai investasi sebesar USD 500 miliar atau setara Rp 7,1 kuadriliun.

Kota ini akan dihubungkan oleh kereta api super cepat dan perjalanan terpanjang tidak akan memakan waktu lebih dari 20 menit.

Fase pertama dari mega-territory ini akan selesai pada tahun 2025. Citra satelit telah memperlihatkan ada sebuah persegi yang dibangun di atas gurun, yang diperkirakan merupakan alun-alun kota.

Nantinya, di sana akan memiliki deretan rumah, dua kolam renang, dan lapangan sepak bola.Bukan hanya itu saja, alun-alun itu akan berfungsi sebagai tempat untuk staf NEOM.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Unpad Nonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Buka Loker untuk Koperasi Merah Putih, Ini Persyaratannya
• 12 jam lalucumicumi.com
thumb
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Tengah Capai 54 Persen
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Trump Sebut Ada Kontak dari Teheran | SAPA MALAM
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Tepis Korupsi Kuota Haji, Kuasa Hukum Yaqut Sebut Ada framing
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.