Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, menegaskan pemerintah terus melakukan penyempurnaan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa semakin baik dan manfaatnya semakin merata.
Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers kegiatan "Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat" di Ruang Heritage, Kemenko PM, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2026.
Muhaimin mengatakan, evaluasi selama satu tahun pelaksanaan MBG menunjukkan adanya perkembangan pada variasi menu makanan yang diterima para siswa di berbagai daerah. Menurutnya, pengalaman selama setahun menjadi bahan penting untuk memperbaiki kualitas program ke depan.
"Di sisi yang lain kita ingin program makan bergizi gratis ini semakin berkualitas bisa dinikmati oleh para siswa-siswi kita secara merata. Dan kita semua bisa menyaksikan bagaimana siswa-siswi kita telah mengalami berbagai perubahan menu makan yang sempurna dari berbagai pengalaman satu tahun ini," kata Muhaimin kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Ruang Heritage, Kemenko PM, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga memastikan pelaksanaan MBG mampu membangun ekosistem ekonomi yang sehat di daerah. Karena itu, perbaikan program dilakukan agar manfaat MBG dapat dirasakan langsung oleh siswa sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Muhaimin menyebut kualitas program harus terus ditingkatkan agar makanan yang diterima siswa tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga disiapkan melalui tata kelola yang lebih baik.
"Seluruh pelaksanaan program makan bergizi gratis yang kita syukuri terus-menerus mengalami penyempurnaan, mengalami perbaikan agar mengarah kepada terbangunnya ekosistem ekonomi, rantai pasok yang benar-benar bisa melahirkan pengusaha baru, UMKM yang tumbuh, produksi lokal yang terus-menerus semakin variatif dan produktif," ucapnya.
Kemudian Muhaimin menambahkan, percepatan pelaksanaan MBG yang melibatkan masyarakat juga mulai menunjukkan hasil nyata.
Selain menjangkau lebih banyak siswa penerima manfaat, program tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal di sekitar satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Editor: Redaktur TVRINews





