Gus Imron Anggap Gus Salam Bisa Menerjemahkan 3 Pesan Klasik Mbah Bisri

jpnn.com
13 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - TANGERANG - Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyah Cisoka sekaligus anggota DPRD Provinsi Banten Ahmad Imron atau biasa disapa Gus Imron, mengangkat kembali pesan klasik pendiri Nahdlatul Ulama KH Bisri Syansuri, Menjelang Muktamar ke-35 NU.

Menurut Gus Imron, kondisi NU saat ini menuntut refleksi mendalam dengan berpegang pada nilai-nilai dasar yang telah diwariskan para muassis.

BACA JUGA: Diminta Jadi Ketum PBNU, Gus Salam pun Minta Izin kepada Menteri Agama

Dia menilai, tiga pesan Mbah Bisri bukan sekadar nasihat, tetapi dapat menjadi solusi strategis untuk menjawab dinamika kepemimpinan NU.

“Untuk mengatasi kebuntuan dan gejolak arah kepemimpinan NU, saya menyebutnya sebagai triple problem solving. Tiga pesan Mbah Bisri ini masih sangat relevan,” ujar Gus Imron, Kamis (16/4).

BACA JUGA: Gus Salam: Sumber Kekayaan Strategis Harus Dikuasai Negara

Adapun tiga pesan yang dimaksud, yakni:

  • warga NU diingatkan agar tidak menjadikan NU sebagai ladang mencari keuntungan pribadi
  • jangan meninggalkan atau membenci NU karena hal itu justru akan membawa dampak buruk
  • warga didorong untuk membesarkan NU dan aktif dalam program-programnya agar mendapatkan keberkahan hidup.

Gus Imron. Foto: source for JPNN

BACA JUGA: 6 Prinsip Penataan Kepemimpinan NU Versi Gus Salam

Gus Imron menilai, jika tiga prinsip tersebut dipegang teguh, maka arah organisasi akan kembali pada khitah perjuangan yang lurus dan berkelanjutan.

Dia lalu menyebut bahwa salah satu sosok yang mampu menerjemahkan tiga pesan tersebut dalam konteks kekinian adalah cucu langsung Mbah Bisri, yakni KH Abdussalam Shohib atau yang akrab disapa Gus Salam.

“Sebagai cucu, Gus Salam punya kedekatan nilai dan tanggung jawab untuk menerjemahkan pesan Mbah Bisri,” ujarnya.

Gus Salam, kiai muda asal Pondok Pesantren Denanyar, Jombang itu saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU periode 2022–2027 dan dikenal aktif dalam berbagai struktur organisasi sejak awal 2000-an.

Gus Salam pun secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

"Saya diperintah para kiai untuk berikhtiar menjadi Ketua Umum PBNU melalui Muktamar ke-35 nanti,” ujar Gus Salam. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Terima Dasco di Istana, Bahas Politik hingga Ekonomi Nasional
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Wanita di Guangdong Lempar Uang Rp2,5 Miliar dari Apartemen, Warga Berebutan!
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Madura United Pertahankan The Winning Team dalam Derby Suramadu BRI Super League
• 7 jam lalubola.com
thumb
Gubernur Pramono Ngaku Wacana Jual Naming Rights Halte ke Partai Politik Cuma Bercanda
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pajak Masih Jadi Tantangan Penjualan Kendaraan, Idealnya di Bawah 20 Persen?
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.