Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,8 Miliar Atlet Paralimpik

tvrinews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Abdul Hayyu

TVRINews, Surabaya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus apresiasi senilai total Rp1,845 miliar kepada atlet dan pelatih paralimpik Jawa Timur yang berprestasi pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

Penyerahan bonus dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu, 15 April 2026, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono serta Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Timur Imam Kuncoro.

Sebanyak 15 atlet dan dua pelatih menerima penghargaan tersebut setelah berhasil menyumbangkan 35 medali, terdiri dari 10 emas, 19 perak, dan 6 perunggu dari enam cabang olahraga.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, atlet paralimpik Jawa Timur terus menunjukkan prestasi terbaiknya, termasuk di ASEAN Para Games 2025,” ujar Khofifah dikutip dalam keterangannya, Kamis, 16 April 2026.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari pembinaan yang konsisten, serta keseimbangan antara latihan fisik dan penguatan mental atlet.

“Peran pelatih sangat luar biasa, begitu juga para atlet. Disiplin dalam latihan fisik dan kekuatan mental menjadi kunci menghadapi setiap kompetisi yang dinamis,” katanya.

Khofifah juga menyoroti pentingnya dukungan berbasis sport science dalam meningkatkan performa atlet, termasuk peran perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

“Ke depan, kita akan kaji pengembangan pusat pelatihan terintegrasi yang lebih efektif dan inklusif bagi atlet paralimpik,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong adanya pemetaan kekuatan atlet, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna memperkuat strategi pembinaan ke depan.

“Pemetaan kompetitor juga penting, sehingga kita bisa menyusun strategi yang lebih tepat dalam meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Khofifah menegaskan, pemberian bonus ini merupakan bentuk nyata apresiasi pemerintah terhadap perjuangan para atlet, sekaligus sebagai motivasi untuk terus berprestasi.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan atas kerja keras dan pengorbanan para atlet. Kalian adalah inspirasi bagi kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Jawa Timur Imam Kuncoro menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan.

“Prestasi ini tidak instan, tetapi melalui proses panjang, pembinaan terukur, dan kerja keras yang konsisten,” ujarnya.

Ia menambahkan, NPCI Jawa Timur terus melakukan pembinaan atlet sejak usia dini, termasuk melalui penjaringan bibit atlet di berbagai daerah.

“Hasilnya, kami telah menjaring ratusan calon atlet muda yang akan menjadi generasi penerus,” katanya.

Salah satu atlet para renang, Mutiara Cantik, mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

“Medali ini adalah hasil perjuangan panjang. Dukungan dari Pemprov Jatim menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Ia berharap apresiasi yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi atlet paralimpik untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah di ajang internasional.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Dorong Penguatan Kontra Intelijen Nasional
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Shenina Cinnamon Ungkap Kondisi Kehamilan, Sempat Alami Hyperemesis Gravidarum
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Peneliti Senior ISI soal Peran AS Pengaruhi Dinamika Hasil Negoisasi Antara Israel & Lebanon?
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
6 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Naik Jabatan, Anda Termasuk?
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Anggota DPD Dukung Kebijakan Label Gizi, Tekankan Bahaya Penyakit karena Pola Makan Tidak Sehat
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.