Telkomsel kembali menggelar program IndonesiaNEXT, yang kini memasuki tahun ke-10 sebagai bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges”, program ini dirancang untuk menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan industri yang semakin didorong oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Program ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui pembelajaran yang aplikatif, relevan, dan future-oriented.
Selama satu dekade berjalan, IndonesiaNEXT mencoba membangun pendekatan yang berbeda dalam pengembangan talenta digital. Program ini menghadirkan unique approach berbasis peran dengan membina peserta sebagai Hustler (Project Manager), Hipster (UI/UX Designer), dan Hacker (Programmer). Pengembangan kompetensi dilakukan secara terstruktur melalui rangkaian Tech-Based Certification, Placement Test, Ideation Bootcamp, hingga Digitalent Academy.
Telkomsel memperkuat kurikulum IndonesiaNEXT dengan empat various enhancements yang dirancang untuk mempercepat kesiapan karier peserta, meliputi:
Hackathon, yang menantang peserta menyelesaikan masalah digital secara kreatif menggunakan teknologi
Role-Oriented Tutoring, Sesi praktik langsung yang membawa peserta merasakan ritme kerja nyata sesuai dengan peran karier yang mereka pilih.
Career Coaching, Bimbingan persiapan karier yang memberikan peserta akses ke jaringan industri dan peluang kerja.
1-on-1 Mentoring, sesi pendampingan secara intensif bersama pakar industri berpengalaman untuk mempercepat penguasaan keterampilan.
IndonesiaNEXT hadir di tengah kebutuhan industri terhadap talenta digital berbasis AI. Data Indonesia Digital Talent Roadmap 2024 dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, menunjukkan bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru setiap tahun.
Sementara menurut data AI Adoption Trends in Asia/Pacific, International Data Corporation (IDC), sekitar 70 persen perusahaan telah mulai mengadopsi AI dalam operasional bisnis. Di sisi lain, integrasi teknologi AI di dunia pendidikan dinilai masih terbatas. Kesenjangan inilah yang coba dijembatani melalui program seperti IndonesiaNEXT.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan program ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga siap terjun ke dunia industri.
Pada tahun ke-10 ini, IndonesiaNEXT tidak hanya berfokus pada jumlah peserta, tetapi juga kualitas. Program ini dirancang untuk menyeleksi individu terbaik di setiap peran, berdasarkan kemampuan teknis, perkembangan kompetensi, serta komitmen terhadap industri digital.
Di akhir program, peserta terbaik akan mendapatkan predikat The Best Hustler, The Best Hipster, The Best Hacker, dan The Team with The Most Innovative Solution. Penilaian ini menjadi tolok ukur kesiapan peserta untuk berkontribusi di industri digital.
Bekali Mahasiswa Pengalaman dan SertifikasiUntuk menjangkau lebih banyak talenta muda, IndonesiaNEXT juga menggelar roadshow ke berbagai kampus. Tahun ini, program dimulai dari Institut Teknologi Bandung pada 14 April 2026. Dilanjutkan ke Universitas Gadjah Mada (30 April), BINUS University Bekasi (7 Mei), dan Universitas Brawijaya (12 Mei).
Sejak pertama kali digelar, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi, serta memberikan lebih dari 9.000 sertifikasi berstandar industri. Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi Telkomsel dalam memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Bagi Telkomsel, IndonesiaNEXT bukan sekadar program pelatihan, melainkan proses membentuk generasi problem solver, anak muda yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi mampu menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata.
“Memasuki satu dekade perjalanan IndonesiaNEXT, kami ingin memastikan program ini terus relevan dan berdampak, dari penguatan kompetensi AI hingga kesiapan karier,” kata Fahmi.
Adapun pendaftaran IndonesiaNEXT tahun ke-10 dibuka hingga 31 Mei 2026 dan dapat diakses secara online melalui situs resmi Telkomsel.





