Menko IPK: Kawasan nelayan Tanjung Anom akan dilengkapi pabrik es

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Tangerang, Banten (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kawasan kampung nelayan di Desa Tanjung Anom, Kabupaten Tangerang, Banten akan dilengkapi pabrik es untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan laut dari nelayan.

"Kita ingin memastikan juga ada pabrik es. Tadi Pak Wakil Menteri (Wamen) Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan menceritakan pabrik esnya juga yang spesifik menggunakan slurry ice, menggunakan air asin. Artinya ini lebih baik karena tangkapan laut dari air asin," ujar AHY di Kabupaten Tangerang, Kamis.

Menurut dia, kalau pabrik esnya menggunakan air asin maka hasil tangkapan laut akan lebih tahan dan lebih baik kualitasnya sehingga nantinya siap dipasarkan di banyak tempat, termasuk pasar tradisional maupun pasar yang lebih modern.

Di samping itu, pengembangan kawasan permukiman nelayan di Desa Tanjung Anom juga ke depannya akan diperkuat dengan dermaga, lalu tanggul penahan abrasi, pemecah ombak (breakwater), tempat bersandar kapal, SPBU dan bengkel nelayan.

Baca juga: Menko IPK bantu perkuat legalitas kepemilikan hunian nelayan

AHY juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU )untuk membantu dan memberikan dukungan atas rancangan kawasan permukiman nelayan di Desa Tanjung Anom yang dikembangkan ke depannya.

"Jadi masyarakat yang ada di Tanjung Anom ini, mudah-mudahan kolaborasi antara pemerintah dengan NGO (organisasi non pemerintah), dengan semua kalangan masyarakat untuk mensejahterakan masyarakat nelayan kita bisa perkuat dari waktu ke waktu," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan atau IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa program pembangunan kampung nelayan di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, membantu meningkatkan produktivitas dan pendapatan para nelayan di daerah itu.

Ia mengatakan, program strategis pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini telah berhasil terwujud atas kolaborasi antara pihak-pihak terkait. Dimana, kawasan nelayan yang sebelumnya belum tertata kemudian kini menjadi sebuah permukiman aman, sehat, resik (bersih), dan juga Indah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebutuhan Guru Jadi Sorotan, Kemendikdasmen Perkuat Kualitas dan Kesejahteraan
• 7 jam laludisway.id
thumb
Kurniawan Pede Jelang Timnas U-17 Lawan Malaysia: Kami Tidak Takut
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Kasus Pembunuhan Kacab Bank Berlanjut, Oditur Militer Siapkan Tujuh Saksi Awal
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Membuka Kunci Kesejahteraan RI Melalui Dana Abadi Energi Nasional
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Truk Gangguan di Gatsu Arah Semanggi Pagi Ini, Lalin Macet
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.