Pentingnya Bahasa Bilingual untuk Tumbuh Kembang Anak, Begini 7 Langkah Menerapkannya

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kemampuan berbahasa lebih dari satu kini semakin dipandang sebagai kebutuhan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak di era global. Tidak hanya membuka akses komunikasi lintas budaya, paparan bahasa bilingual juga terbukti berperan dalam meningkatkan kemampuan kognitif, sosial, hingga rasa percaya diri anak sejak usia dini.

Berikut ini sejumlah langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk menerapkan pola bilingual secara efektif dalam kehidupan sehari-hari:

Baca Juga :
Orang Tua Mulai Waspada Anak Main Roblox
Alasan Ilmiah Anak di Bawah 16 Tahun Harus Jauh dari Medsos

1. Mulai Sejak Usia Dini

Masa kanak-kanak, khususnya usia balita, merupakan periode emas dalam menyerap bahasa. Pada fase ini, otak anak sangat fleksibel sehingga mampu mempelajari lebih dari satu bahasa tanpa merasa terbebani. Orang tua dapat mulai memperkenalkan dua bahasa secara bersamaan melalui percakapan sederhana di rumah.

2. Ciptakan Lingkungan Bahasa yang Konsisten

Konsistensi menjadi kunci dalam pembelajaran bilingual. Misalnya, orang tua dapat menetapkan satu bahasa digunakan oleh ibu, dan bahasa lainnya oleh ayah. Dengan pola ini, anak lebih mudah mengenali konteks penggunaan masing-masing bahasa.

3. Gunakan Metode Imersif Secara Alami

Pendekatan imersif atau “tenggelam dalam bahasa” terbukti efektif dalam membantu anak memahami bahasa secara kontekstual. Orang tua dapat menghadirkan pengalaman belajar melalui buku cerita, lagu, permainan, hingga aktivitas sehari-hari yang melibatkan kedua bahasa secara alami.

4. Pilih Program Pendidikan yang Mendukung

Saat ini, berbagai program pendidikan anak usia dini mulai mengintegrasikan pendekatan bilingual dalam kurikulumnya. Beberapa di antaranya bahkan menawarkan durasi belajar yang lebih fleksibel, seperti half day programs Trehaus School Jakarta di April 2026 yang dirancang untuk menyeimbangkan pembelajaran akademis, imersi bahasa, serta aktivitas eksplorasi terkurasi. 

"Kami mendengar dengan saksama apa yang menjadi aspirasi komunitas orang tua.  Peluncuran Half-Day Programs ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk memberikan fleksibilitas lebih, tanpa sedikit pun mengurangi standar tinggi pendidikan  anak usia dini yang kami usung," ungkap Dr Elaine Kim, Co-founder & CEO Trehaus.

Dengan pilihan sesi pagi maupun siang, orang tua dapat menyesuaikan jadwal belajar anak dengan ritme keluarga tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.

Baca Juga :
Kecanduan Gadget pada Anak dapat Dihentikan, Asal ...
Cara Seru Menghabiskan Waktu dengan Anak agar Hubungan Makin Dekat
Detik-detik Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus Depan Terminal Kampung Rambutan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Sikat Tambang Ilegal, DPR: Tindak Lanjut Komitmen Presiden
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Siswa Terdampak Gempa Ternate Ikuti Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dedi Mulyadi Tegas soal Banjir Bandung: Stop Alih Fungsi Sawah Jadi Perumahan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamentan: Empat negara jalin komunikasi untuk impor pupuk urea dari RI
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Saiful Mujani Sebut Jatuhkan Prabowo , KSP Buka Dialog? | ROSI
• 50 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.