Perseteruan antara Clara Shinta dengan wanita bernama Indah, yang diduga menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya, memasuki babak baru. Clara memastikan tidak akan tinggal diam dan berencana melakukan somasi balik terhadap pihak Indah.
Melalui kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, Clara Shinta telah memberikan jawaban atas somasi yang sebelumnya dilayangkan oleh pihak Indah kepadanya. "Kalau untuk somasi balik akan diproses juga," kata Clara di Komnas Perlindungan Anak, Kamis (16/4).
Clara menjelaskan, ada prosedur yang harus ditaati sebelum ia melayangkan serangan balik secara hukum. "Ternyata saya baru mendapatkan fakta bahwa ternyata jawaban somasi dengan mensomasi itu beda. Jadi, kami jawab dulu baru baru nanti ada langkah untuk mensomasi," tuturnya.
Clara Shinta Dirugikan Atas Tindakan IndahMeski tidak menjelaskan rinci, Clara menegaskan bahwa dirinya sangat dirugikan atas tindakan Indah yang diduga terlibat hubungan terlarang dengan suaminya. Ia pun akan menuntut dengan nilai yang wajar.
"Kalau untuk delik hukumnya saya itu kurang paham. Tapi saya sih nuntut yang sewajarnya saya aja sih, dengan posisi saya gitu, yang maksudnya saya merasa dirugikan gitu," ucap Clara.
Clara membantah tuduhan bahwa langkah hukum ini diambil untuk mencari keuntungan finansial. "Dan saya tidak mau take benefit mencari keuntungan, saya enggak perlu itu. Sebenarnya saya cuman butuh keluarga saya utuh aja sih," tutupnya.
Clara menyampaikan bahwa dirinya disomasi oleh Indah. Penyebabnya, karena ia beberapa waktu lalu mengunggah bukti dugaan perselingkuhan suaminya, Muhammad Alexander Assad, saat video call sex (vcs) dengan wanita lain.
“Saya mendapatkan surat somasi dari Indah,” kata Clara saat konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4).
Adapun alasan Indah melayangkan somasi terhadap Shinta karena merasa dirugikan. Indah meminta ganti rugi dengan nominal Rp 10,7 miliar.
"Psikisnya dan terganggunya pekerjaan saudari Indah. Dengan nilai cukup fantastis Rp 10,7 miliar,” ucap Clara.





