Mengaku Susah Tidur, Ammar Zoni Pasrah Menanti Vonis: Apapun itu Pasti yang Terbaik

grid.id
11 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Aktor Ammar Zoni tampak menunjukkan perubahan fisik dan kondisi psikologis yang signifikan menjelang sidang putusan kasus penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (16/4/2024), Ammar tak kuasa menyembunyikan kegelisahannya menghadapi vonis hakim yang dijadwalkan pekan depan.

Tubuh pria berusia 30 tahun itu terlihat lebih kurus dari biasanya. Saat ditanya oleh awak media mengenai kondisinya, mantan suami Irish Bella ini mengakui bahwa hari-harinya di balik jeruji besi kini dipenuhi dengan kecemasan.

"Ya karena kan ini sudah detik-detik terakhir putusan. Jadi ya banyak kurang tidur juga, terus juga banyak berdoa lah gitu sampai di akhir ini," ungkap Ammar Zoni usai sidang.

Meski dihantui rasa gelisah, Ammar memilih untuk berserah diri sepenuhnya. Ia mengaku telah menyerahkan seluruh nasibnya kepada proses hukum dan takdir Tuhan.

"Optimis apa, saya banyak berdoa saja. Saya serahkan semuanya sama kuasa hukum, serahkan semuanya sama majelis hakim, serahkan semua sama Allah. Apapun itu pasti yang terbaik. Berapapun nanti putusannya itu pasti yang terbaik," tambahnya.

Ketakutan Akan Nusa Kambangan

Salah satu beban terberat yang menghimpit pikiran Ammar adalah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mencapai 12 tahun penjara, serta wacana pemindahannya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan. Bagi Ammar, dipindahkan ke penjara berisiko tinggi tersebut adalah hal yang sangat berat untuk dibayangkan.

"Ada dua hal sih sebenarnya. Yang pertama itu dari putusan ini, dan yang kedua tentang kembalinya saya nanti, harus dibawa kembali ke Nusa Kambangan. Dan itu yang membuat saya itu nggak kuat juga," curhat Ammar.

Ia pun melontarkan permohonan kepada pemerintah, termasuk Presiden dan Menteri, agar melihat kasusnya secara lebih objektif sebagai seorang pecandu yang butuh pengobatan, bukan narapidana risiko tinggi.

"Mudah-mudahan hasilnya serendah-rendahnya agar saya bisa segera pulang," harapnya.

Keinginan Bertemu Anak dan Memulai Hidup Baru

 

Di tengah ketidakpastian nasibnya, satu-satunya motivasi yang membuat Ammar tetap bertahan adalah keinginannya untuk kembali ke pelukan keluarga. Jika diberikan kesempatan untuk segera bebas atau mendapatkan hukuman ringan, Ammar berjanji akan menata kembali hidupnya yang sempat hancur.

"Pastinya pertama ya saya pasti harus nemuin anak saya. Saya menemui anak saya, lalu saya minta maaf pada orang-orang yang sudah saya sakiti, dan saya mulai lagi berkarier," ujarnya dengan penuh harap.

Kuasa Hukum Tekankan Rehabilitasi

Senada dengan kliennya, Jon Mathias selaku kuasa hukum Ammar Zoni optimis bahwa majelis hakim akan memberikan putusan yang bijaksana. Menurut Jon, Ammar adalah seorang korban adiksi yang seharusnya mendapatkan rehabilitasi medis, bukan hukuman penjara yang lama.

"Yakin kita nggak akan mungkin lah, Ammar ini kan orang sakit, orang adiksi, kan harusnya diobati. Pasti kan Yang Mulia Hakim kan pasti orang yang bijaksana," pungkas Jon.

Sidang putusan nasib Ammar Zoni dijadwalkan akan digelar pada Kamis, 23 April 2024 mendatang. Akankah hakim mengetuk palu untuk rehabilitasi, atau justru mengukuhkan tuntutan berat jaksa? (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
World Bank dan S&P Puas dengan Strategi Fiskal Indonesia? Begini Kata Menkeu Purbaya
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kalah di Perempat Final, Kutukan Kylian Mbappe di Liga Champions Belum Usai
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenkeu: Indonesia Tidak Butuh Bantuan IMF Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bigbang Setlist Coachella 2026 Nyanyi Lagu Apa Saja? Ini Daftar Lengkapnya
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemenhaj Gandeng Imigrasi, Percepat Layanan dan Cegah Haji Tanpa Visa Resmi
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.