Kemenkeu: Indonesia Tidak Butuh Bantuan IMF Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

suarasurabaya.net
15 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Keuangan mengaku tidak membutuhkan bantuan International Monetary Fund (IMF) untuk menghadapi ketidakpastian global yang diprediksi masih akan berlanjut. Hal ini disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan saat bertemu Kristalina Georgieva Managing Director IMF di Amerika Serikat.

“Ketidakpastian global masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan, karena perang juga tidak jelas hasilnya akan seperti apa. Saya tanya ke dia apakah ada kebijakan khusus dari IMF untuk membantu mengerahkan ketidakpastian. Dia bilang IMF tidak punya otoritas melakukan hal itu, tapi mereka menyediakan dana bantuan untuk negara-negara yang membutuhkan. Tentu saja Indonesia tidak membutuhkan,” ungkap Purbaya pada keterangan persnya, Kamis (16/4/2026).

Kepercayaan Menteri Keuangan didukung kondisi Indonesia yang diklaim masih punya bantalan anggaran mencapai Rp420 triliun.

“Karena karena anggaran kita cukup baik dan kita masih punya bantalan yang cukup besar yaitu 420 yang saya bilang sebelumnya,” ujarnya.

Purbaya mengatakan, IMF sempat bingung dengan kondisi Indonesia yang bisa bertahan di tengah ketidak pastian global karena perang.

“Mereka agak bingung sebetulnya tadinya, kenapa kita bisa bertahan tengah keadaan global yang seperti ini, tapi saya jelaskan bahwa memang kita sudah merubah kebijakan sejak akhir tahun lalu, dan dampaknya sudah jelas. Jadi, ekonomi kita sedang mengalami percepatan, ketika ada tambahan syok dari tidak pastian global dari harga minyak yang tinggi,” tambahnya.

Sebelumnya, Kemenkeu menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) Subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Karena masih punya bantalan anggaran mencapai Rp420 triliun.

“Selama suplainya (BBM) ada, kita masih punya bantalan uang sebesar Rp420 triliun yang sekarang dalam bentuk sisa anggaran lebih. Kalau kepepet itu masih bisa dipakai. Tapi rasanya, kita ke sana masih jauh,” kata Purbaya.

Katanya, masyarakat tidak perlu khawatir soal kenaikan harga BBM subsidi atau potensi anggaran habis, karena diklaim semuanya masih aman.

Purbaya juga melihat arah politik di Amerika Serikat. Ia memperkirakan kenaikan harga minyak global tidak akan berkepanjangan.

“Karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100 untuk waktu yang berkepanjangan. Kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat. Jadi itu saya ingin tegaskan lagi masyarakat tidak usah khawatir. Tidak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang, gini-gini uangnya banyak nih,” pungkasnya.(lea/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serpihan Diduga Bangkai Helikopter PK-CFX Ditemukan di Hutan Sekadau
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tata Ruang Jadi Hambatan Utama Investasi di Maluku, DPR Soroti RDTR dan Status Lahan
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Usai Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Dosen Kampus Universitas di Jaksel Buat Laporan Balik Terkait Pencemaran Nama Baik
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Gubernur Pramono Ngaku Wacana Jual Naming Rights Halte ke Partai Politik Cuma Bercanda
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Jaksa Tuntut Ibrahim Arief Rp 16,9 M, meski Aliran Dana Tak Terbukti di Persidangan
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.