Dunia Hari Ini merangkum sejumlah peristiwa pilihan yang terjadi dalam 24 jam terakhir.
Laporan pembuka edisi Kamis, 16 April 2026 kami hadirkan dari Australia.
Kebakaran di kilang minyak AustraliaKebakaran "yang belum pernah terjadi sebelumnya" terjadi di kilang minyak Viva Energy di Geelong, Victoria, Australia sejak Rabu (15/04) malam sebelum akhirnya berhasil dipadamkan siang hari ini (16/04).
Viva Energy mengatakan, meski kebakaran masih berlangsung, sebagian besar unit di kilang Geelong masih beroperasi dan memproses bahan bakar pada tingkat minimum untuk menjaga keamanan di seluruh lokasi.
"Kami hanya akan mulai meningkatkan produksi lagi setelah kami yakin dapat melakukannya dengan aman," kata CEO Scott Wyatt kepada wartawan.
Menteri Energi Australia Chris Bowen mengatakan bahan bakar yang diproduksi di kilang tersebut adalah jet dan diesel atau solar.
Wakil Komisaris FRV, Michelle Cowling, mengatakan kebakaran ini "tidak berdampak pada produksi diesel, bensin, atau minyak bumi dan "tidak akan menambah masalah kekurangan bahan bakar yang sudah kita hadapi."
Sembilan warga di Turki menjadi korban penembakanSedikitnya sembilan orang, termasuk delapan anak-anak, tewas dalam penembakan di sekolah di Turki, yang merupakan serangan sekolah kedua di negara itu dalam dua hari.
Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun melakukan penembakan di Turki bagian tenggara pada hari Rabu (15/04) menewaskan teman-teman sekelasnya dan seorang guru.
Setidaknya 13 siswa lainnya terluka dalam serangan itu.
Gubernur Kahramanmaras, Mukerrem Unluer, mengatakan pelaku penembakan tiba di sekolahnya membawa lima senjata dan tujuh magasin.
"Seorang siswa kelas delapan datang ke sekolah dengan senjata yang kami yakini milik ayahnya di dalam ranselnya," katanya.
Penasihat militer Iran tolak perpanjangan gencatan senjataPenasihat militer untuk pemimpin tertinggi Iran tidak mendukung perpanjangan gencatan senjata saat ini dengan AS, menurut laporan media pemerintah Iran.
"Kami tunduk pada keputusan para pejabat terkait, tetapi secara pribadi saya tidak setuju untuk memperpanjang gencatan senjata," kata Mohsen Rezaei, penasihat militer Mojtaba Khamenei.
Rezaei juga mendesak para pejabat untuk lebih berhati-hati dari sebelumnya saat bernegosiasi dengan AS.
Mantan komandan di Korps Garda Revolusi Iran itu mengatakan Iran, bukan Donald Trump atau AS, yang akan menetapkan prasyarat dalam diskusi berikutnya.
"Tidak seperti Amerika yang takut akan perang yang berkelanjutan, kami sepenuhnya siap dan terbiasa dengan perang yang panjang," katanya.
YouTuber Amerika dipenjara di Korea SelatanYouTuber tersebut dianggap mengganggu ketertiban umum setelah merekam dirinya sendiri menciumi patung monumen peringatan budak seks perang Korea.
Johnny Somali dijatuhi hukuman enam bulan penjara karena menunjukkan sikap tidak hormat yang "berat" terhadap hukum Korea Selatan.
Pria berusia 25 tahun ini terkenal usai merekam dirinya sendiri melakukan beberapa aksi provokatif di Korea Selatan dan Jepang, lalu menyiarkannya di platform seperti YouTube dan Twitch.
Pengadilan Distrik Barat Seoul menyatakan Somali, yang nama aslinya adalah Ramsey Khalid Ismael, bersalah atas beberapa pelanggaran.
Salah satunya pelanggaran terhadap UU Pelanggaran Ringan, yang mencakup berbagai kejahatan ketertiban umum, menghalangi bisnis, dan menyebarkan konten video palsu.
Simak juga Video 'Pimpinan MPR Nilai Pasokan Energi Aman Berkat Pertemuan Prabowo-Putin':
(nvc/nvc)





