Pantau - TNI Angkatan Udara melalui Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Workshop Penegakan Hukum Pelanggaran Wilayah Udara Indonesia guna memperkuat kualitas penyidik dalam menjaga kedaulatan udara nasional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Leo Wattimena pada Senin, 13 April 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi penyidik TNI AU dalam menangani pelanggaran wilayah udara.
Peran Strategis Penyidik UdaraPanglima Koopsudnas Minggit Tribowo menegaskan bahwa penyidik udara merupakan ujung tombak dalam penegakan hukum di wilayah udara Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa peran penyidik sangat penting karena melalui kerja mereka hukum udara dapat ditegakkan dan kedaulatan nasional tetap terjaga.
"Maka dari itu karakter penyidik udara yang profesional dan efektif harus dibangun melalui pembinaan yang berkesinambungan, penguasaan aspek hukum yang kuat, serta kemampuan analisis yang tajam," ungkapnya.
Integrasi Penegakan Hukum dalam OperasiMinggit juga menekankan kepada seluruh jajaran pangkalan udara di daerah agar tidak hanya berfokus pada aspek operasional semata.
Ia meminta agar penegakan hukum turut diintegrasikan dalam setiap kegiatan latihan yang dilakukan.
"Dengan demikian, setiap tindakan yang diambil memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Peningkatan kualitas penyidik ini diyakini akan menciptakan ruang udara Indonesia yang semakin aman dan kondusif.




