Mendag Bantah Minyak Goreng Langka, Tapi Akui Harganya Naik

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah kabar bahwa minyak goreng tengah mengalami kelangkaan di pasaran. Dia memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran utamanya ritel modern.

Budi mengaku Kemendag telah mengecek ketersediaan minyak goreng di ritel modern.

“Minyak goreng itu banyak. Coba cek, ya. Saya kemarin ke ritel modern, minyak goreng banyak. Jadi nggak ada namanya minyak goreng itu langka,” kata Budi di sela-sela gelaran Indo Intertex, di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/4).

Meski demikian, dia mengakui terdapat kenaikan harga pada sebagian produk minyak goreng. Kenaikan ini salah satunya dipicu oleh biaya kemasan.

“Ya, ada sedikit juga naik. Karena, kan, imbas dari, kan, mereka kemasannya plastik semua. Tapi nggak ada namanya kelangkaan,” imbuhnya.

Akui MinyaKita Terbatas

Budi menilai persepsi kelangkaan minyak goreng muncul karena masyarakat lebih fokus pada produk MinyaKita, yang merupakan minyak goreng program domestic market obligation (DMO). Pasokan MinyaKita sendiri memang terbatas karena berasal dari kewajiban ekspor produsen.

“Jadi nggak ada namanya minyak goreng itu langka. Karena orang melihat bukan minyak gorengnya yang dilihat itu minyakita. MinyaKita itu, kan, minyak DMO. Minyak DMO dari ekspor itu jumlahnya terbatas,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Petani Sawit Kaltim Kebanjiran Rezeki di Tengah Gejolak Geopolitik
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Piala AFF: Dikalahkan Malaysia, Timnas U-17 Kian Berat Lolos dari Fase Grup
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Davina Karamoy Digandeng Mesra Ardhito Pramono, Resmi Pacaran?
• 17 jam laluintipseleb.com
thumb
Ombudsman Hormati Proses Hukum yang Menjerat Hery Susanto
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Crude Nasional Aman hingga Akhir 2026
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.