Sering Tatap Layar? Waspadai Risiko Floaters dan Kerusakan Mata

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dokter spesialis mata Eka Hospital Permata Hijau, Dearaini, mengatakan menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat meningkatkan kelelahan mata (eye strain). Hal itu juga dapat mempercepat kerusakan jaringan mata.

“Walaupun tidak menyebabkan floaters secara langsung, kondisi ini bisa memperburuk persepsi terhadap bintik melayang. Terapkan aturan setiap 20 menit, istirahatkan mata selama 20 detik. Pandang objek sejauh 20 kaki atau sekitar enam meter,” kata Dearaini dalam keterangannya di Tangerang, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga
  • Ini Senjata Murah Hizbullah Seharga 500 Dolar AS yang Bikin Israel Ketakutan
  • Hakim-Hakim MK Cecar Operator Seluler di Sidang Gugatan Perkara Kuota Internet Hangus
  • Kapan Nyeri Otot Setelah Berolahraga Harus Diwaspadai?

Ia menjelaskan floaters adalah bayangan benda kecil seperti titik atau garis yang terlihat “mengambang” dan “melayang-layang” pada area pandang mata. Kondisi ini dapat terjadi tiba-tiba dan sering membuat fokus penglihatan terganggu.

“Meskipun banyak dialami banyak orang dan terlihat sepele, kondisi ini patut diperhatikan karena bisa menjadi tanda perubahan pada mata yang memerlukan pemeriksaan oleh dokter,” katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Langkah lain yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan jaringan mata yakni melakukan pemeriksaan secara rutin, mencakup tes slit-lamp, pemeriksaan retina, dan tonometri untuk mengukur tekanan bola mata.

Kemudian, melakukan pengendalian penyakit sistemik yang memengaruhi mata, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Lindungi mata dari paparan sinar UV (ultraviolet), sebab sinar matahari dapat mempercepat penuaan struktur mata, termasuk vitreous dan retina.

Selain itu, konsumsi nutrisi yang menyehatkan mata karena asupan gizi seimbang berperan besar dalam menjaga elastisitas dan kesehatan jaringan mata.

Terkait rokok, ia menjelaskan bahwa rokok dapat mempercepat degenerasi makula dan mengurangi aliran darah ke retina. Nikotin dan radikal bebas dalam asap rokok juga mempercepat degradasi kolagen vitreous sehingga memicu pembentukan floaters lebih cepat.

“Berhenti merokok akan memberikan manfaat langsung pada kesehatan mata dan memperlambat proses penuaan visual,” kata Dearaini.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sepak Terjang Ketua Ombudsman RI Hery Santoso, Dari Aktivis LSM Kini Terjerat Korupsi Nikel
• 10 jam lalukompas.com
thumb
DPRD Sulsel Sahkan Panja LKPJ Gubernur 2025, Rekomendasi Harus Terukur dan Sistematis
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Mahasiswa Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Sakit
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Akan Beri Reward Pelaku Usaha yang Terapkan Label Nutri Level
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Jumlah PNS Berkurang, Isu PHK Masih Merebak, Coba Cek Kabar Gembira untuk PPPK dan P3K PW Ini
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.