Sebuah Helikopter jenis Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX jatuh di kawasan Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4). Heli ini awalnya dilaporkan hilang kontak, sekitar pukul 08.39 WIB, 5 menit setelah lepas landas.
Heli buatan pabrikan Airbus ini, tergolong helikopter ringan yang digunakan untuk beragam tugas, mulai dari transport VIP hingga keperluan survei.
Dilansir dari situs resmi Airbus, berikut spesifikasinya:
DimensiPanjang : 10,68 meter/12,64 meter
Tinggi: 3,61 meter
Lebar: 2,31 meter
Diameter rotor: 10,69 meter
Mesin: Mesin turboshaft Turbomeca Arriel 2D
Kecepatan: 237 kilometer per jam
Jarak jelajah: 617 kilometer
Ketahanan di udara: 4 jam
Kapasitas: 1 pilot + 6/7 penumpang
Helikopter ringan ini digunakan oleh 290 pihak di 50 negara. Heli juga telah mengantongi 1.615.700 jam terbang.
Dari unsur keamanan penerbangan, heli ini dilengkapi dengan Vision 1000 flight data monitoring solution. Lalu, heli juga punya beberapa tempat kosong yang bisa diisi oleh konfigurasi panel instrumen.
Heli juga mampu mengangkut barang hingga mencapai 1.500 kilogram. Meski begitu, heli ini dikategorikan sebagai heli angkut ringan yang menonjolkan kemampuan manuver, daya pandang untuk memaksimalkan pilot mendarat di area yang sempit.





