Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan guna memacu pembangunan regional dan nasional melalui pertemuan strategis di Palangka Raya.
Pertemuan tersebut melibatkan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin dalam agenda yang menitikberatkan kolaborasi lintas wilayah.
"Membangun itu perlu bersinergi, perlu berkolaborasi dan melalui silaturahmi ini kita perkuat kebersamaan dan persaudaraannya," ungkap Agustiar.
Kolaborasi Antarwilayah untuk Pembangunan dan StabilitasSinergi antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dinilai penting karena kedua provinsi memiliki wilayah yang berbatasan langsung.
Kerja sama difokuskan pada sinkronisasi program guna menghasilkan pembangunan daerah yang optimal dan berkelanjutan.
"Saling mendukung dan menguatkan dengan harapan dapat membuka pintu kolaborasi lebih luas lagi di berbagai bidang, untuk mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di kedua provinsi," ujarnya.
Penguatan kerja sama juga mencakup stabilitas wilayah, termasuk menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan bahan pokok sebagai upaya pengendalian inflasi.
Dorong Investasi dan Pengembangan Potensi DaerahPemerintah daerah berkomitmen mendorong kemudahan investasi dengan tetap memperhatikan aspek sosial serta kelestarian lingkungan.
Pengembangan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata, menjadi bagian dari fokus kolaborasi kedua provinsi.
"Saya mengajak kita menjaga keseimbangan ini menuju pembangunan berkelanjutan dan bermanfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat agar memberikan dampak yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi regional," kata Agustiar.
Pemerintah daerah juga siap mendukung kebijakan dan program pemerintah pusat, termasuk di bidang pendidikan dan ketahanan pangan.
Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kodam XXII/Tambun Bungai.
"Semoga kebersamaan ini bukan hanya hari ini saja, ke depan kebersamaan ini terus kita jaga," ungkap Muhidin.




