HARIAN FAJAR – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Timnas Iran akan tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Dengan demikian wacana soal kemungkinan babak play-off tambahan sebagai pengganti posisi Iran berakhir ambyar. Pernyataan ini sekaligus menepis rumor yang berkembang akibat ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang menjadi salah satu tuan rumah turnamen.
“Iran pasti akan datang. Kami berharap situasi saat itu sudah lebih damai, itu tentu akan membantu,” jelas Infantino dikutip dari ESPN.
Lebih lanjut, Infantino menegaskan hak Timnas Iran untuk berlaga di Piala Dunia karena mereka telah lolos secara sah melalui jalur kualifikasi. Pernyataan ini menutup peluang adanya pengganti tim melalui jalur playoff darurat yang sempat diisukan.
“Mereka mewakili rakyatnya, mereka sudah lolos, dan para pemain ingin bermain,” katanya menegaskan nilai netralitas olahraga yang harus dijaga di tengah situasi politik yang kompleks.
Infantino juga menekankan bahwa olahraga harus tetap menjadi jembatan perdamaian dan pemersatu, bukan malah terjebak dalam konflik politik. “Olahraga seharusnya berada di luar politik. Jika tidak ada pihak lain yang membangun jembatan, maka kami akan melakukannya,” pungkasnya.
PSSI Tetap Hati-Hati Menyikapi Isu Playoff TambahanSementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memilih bersikap hati-hati dan belum memberikan asumsi terkait isu babak playoff tambahan menggantikan Iran. Hingga saat ini, PSSI belum menerima informasi resmi maupun dasar hukum dari FIFA mengenai hal tersebut.
“Saya belum dapat black and white-nya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti gitu,” kata Erick Thohir saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Erick menegaskan bahwa kebijakan PSSI akan selalu berlandaskan pada dokumen resmi dari otoritas sepak bola dunia agar tidak menimbulkan kebingungan di publik.
Persiapan dan Jadwal Timnas IranTimnas Iran telah dijadwalkan berada di Grup G bersama Mesir, Belgia, dan Selandia Baru. Mereka akan bertanding di wilayah Amerika Serikat dan bermarkas di Tucson, Arizona sebagai pusat persiapan logistik selama turnamen berlangsung.
Meskipun sempat ada dinamika boikot dan permintaan pemindahan laga ke Meksiko akibat konflik sejak Februari lalu, FIFA tetap pada pendiriannya untuk mempertahankan Iran sebagai peserta. Kondisi stabil di dalam negeri Iran setelah gencatan senjata turut memperkuat keyakinan FIFA.
Piala Dunia 2026 akan menjadi sejarah baru dengan format 48 tim yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang.





