Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak buka suara terkait terjeratnya tiga kepala daerahnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam setahun terakhir. Teranyar, KPK menjerat Bupati Tulungagung beberapa waktu lalu.
"Saya sangat prihatin dan ini perlu menjadi satu momentum untuk kita melakukan pembenahan lebih lanjut," kata Emil setelah mengisi Media Briefing Kementerian Keuangan di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4).
Ia menilai, kasus ini menjadi alarm peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengawasan internal agar kasus serupa tak terulang lagi.
Emil menegaskan pemprov Jatim juga memperketat monitoring terhadap sejumlah program.
"Kami berusaha untuk melakukan upaya mitigasi risiko-risiko tata kelola yang tidak baik, misalnya dari sisi pengadaan barang dan jasa, penentuan jabatan, perencanaan anggaran, dan banyak sekali aspeknya," katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah Kabupaten memiliki koordinasi dengan inspektorat provinsi serta pihak eksternal termasuk aparat penegak hukum, salah satunya KPK untuk melakukan pembenahan tersebut.




