Setelah Burung Gagak, Kini Puluhan Ribuan Lebah Mendadak Kepung Israel Selatan

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Setelah beberapa waktu lalu viral kawanan ribuan burung gagak menyerbu wilayah Israel, kini warga pendudukan tersebut membagikan video di media sosial yang memperlihatkan kawanan lebah yang sangat padat di kota Netivot, Israel selatan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penduduk dan memicu penerapan langkah-langkah pencegahan di salah satu pusat perbelanjaan.

Baca Juga
  • Eks Petinggi Militer Israel: Iran Siap Balas Dendam, Trump Kemungkinan Berkhianat Tinggalkan Kami
  • Bukan Zamzam, Inilah Air Paling Utama yang Pernah Ada di Muka Bumi Menurut Ulama
  • Penulis Ungkap Kondisi Sebenarnya Trump yang Panik di Balik Layar

Dikutip Aljazeera, Kamis (16/4/2026), media Israel dan saksi mata melaporkan bahwa puluhan ribu lebah menyebar di sekitar sebuah pusat perbelanjaan dalam beberapa jam terakhir.

Hal ini membuat sejumlah pemilik toko menutup pintu dan jendela untuk sementara waktu, guna menghindari kontak langsung dengan kawanan lebah tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut laporan yang beredar, segerombolan lebah besar berkumpul di lokasi tersebut, yang menyebabkan kekacauan dan ketakutan di antara orang-orang yang berada di sana, tanpa adanya laporan korban luka hingga saat ini.

Pihak berwenang setempat mengimbau masyarakat untuk menjauhi area tersebut dan menghindari mendekatinya sampai para ahli menangani situasi tersebut.

Sementara itu, manajemen kompleks "Tsim Urban" menegaskan kawanan lebah tersebut memang telah terdeteksi, dan menyebutkan bahwa ahli lebah telah dipanggil untuk menangani situasi tersebut dengan aman, serta memindahkan kawanan lebah tanpa menimbulkan kerusakan.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gudang Pembuatan Whip Pink di 3 Lokasi Berbeda di Jakarta Digerebek! | SAPA SIANG
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Boiyen Mengaku Tak Dapat Kabar dari Rully Anggi Akbar Saat Kasus Penipuan Mencuat
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Mendagri Apresiasi Program Bedah Rumah di Papua, Sasar Puluhan Ribu RTLH
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Dua Celengan Masjid di Gantarang Bulukumba
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Meghan Markle dan Pangeran Harry Kunjungi Australia Naik Pesawat Komersil
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.