Petugas Terkendala Sumber Air saat Padamkan Kebakaran Hebat Pabrik Selotip Margomulyo

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengalami kendala mencari pasokan air, saat proses memadamkan api kebakaran pabrik selotip di kawasan Margomulyo Blok B Industri, Surabaya, Kamis (16/4/2026) malam.

Laksita Rini Kepala DPKP Kota Surabaya mengatakan bahwa kawasan Margomulyo memang sulit untuk mencari sumber air. “Iya, memang di daerah Margomulyo ini sumber airnya agak susah,” kata Rini di lokasi.

Kondisi tersebut harus membuat petugas mencari pasokan air dengan jarak tempuh cukup jauh. Meski begitu, sejumlah truk tangki berisi air terus didatangkan untuk membantu proses pemadaman.

Dalam peristiwa ini, tiga area pabrik dari PT. Youlian Tape Indonesia terdampak amukan si jago merah. Bahkan satu area pabrik sudah hangus terbakar.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Margomulyo Merambat hingga Tiga Area Pabrik Selotip

Di dalam pabrik selotip ini, banyak berisi bahan baku seperti kertas hingga plastik sehingga mudah memicu kebakaran dan cepat merambat.

Adapun status kebakaran pabrik kali ini adalah triple red atau darurat tinggi, otomatis unit armada Damkar yang diterjunkan mencapai puluhan.

“Semuanya plastik. Jadi plastik sama rol kertasnya itu ya. Yang dipakai untuk solasi itu loh,” ujarnya.

BACA JUGA: Kebakaran di Kompleks Pergudangan Suri Mulya, Api dan Asap Hitam Membumbung Tinggi
BACA JUGA: Tim Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Hebat Pabrik di Margomulyo

Sampai saat ini proses pemadaman masih berlangsung dan kobaran asap masih terlihat jelas membumbung tinggi ke atas.

Rini bilang dalam pemadaman pabrik ini pihaknya menerjunkan satu unit Robot Pemadam untuk menghentikan titik api di dalam area pabrik yang tidak bisa dijangkau petugas.

Dia juga memastikan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa karena semua karyawan sudah keluar, dan pabrik dalam keadaan kosong saat terbakar.

Terkait penyebab kebakaran, petugas masih belum bisa memastikan dan nantinya akan dilakukan proses penyelidikan.(wld/bil/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Setelah Burung Gagak, Kini Puluhan Ribuan Lebah Mendadak Kepung Israel Selatan
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Shenina Cinnamon Ungkap Kondisi Kehamilan, Sempat Alami Hyperemesis Gravidarum
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Didikan Hizbul Wathan di Balik Keteguhan Jenderal Sudirman
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
KAI Luncurkan KA Brumbung Cargo, Angkut Logistik Demak–Jakarta
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswa FHUI, Polda Metro Koordinasi dengan UI Kumpulkan Bukti
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.