Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menyambut baik pengumuman gencatan senjata Israel dan Lebanon yang disampaikan Presiden Donald Trump hari ini. Gencatan senjata bertujuan untuk menghentikan permusuhan antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.
Dilansir CNN, dalam sebuah unggahan di X, ia berterima kasih kepada negara-negara yang telah berupaya menengahi gencatan senjata di Lebanon. Sejumlah negara itu yakni AS, Prancis, Arab Saudi, Mesir, Qatar, dan Yordania.
Pengumuman gencatan senjata oleh Trump datang tak lama setelah ia melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.
Serangan Israel yang bertujuan untuk menghancurkan kelompok militan Syiah Lebanon telah menyebabkan kerusakan yang meluas, menggusur lebih dari 1 juta orang, dan menewaskan sedikitnya 2.196 orang, menurut otoritas Lebanon.
Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan Israel dan Lebanon telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Kesepakatan itu akan berlangsung selama 10 hari.
"Saya baru saja melakukan percakapan yang sangat baik dengan Presiden Joseph Aoun yang terhormat dari Lebanon, dan Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel," kata Trump di Truth Social dilansir Al Jazeera, Kamis (16/4/2026).
"Kedua pemimpin ini telah sepakat bahwa untuk mencapai perdamaian antara negara mereka, mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata 10 hari pada pukul 5 sore EST," tambah Trump.
Trump mengatakan pada hari Selasa pekan ini perwakilan Lebanon dan Israel telah bertemu di Washington. Dia menyebut pertemuan itu sebagai momen bersejarah dan pertama kalinya dalam 34 tahun.
"Saya telah mengarahkan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Rubio, bersama dengan Ketua Kepala Staf Gabungan, Dan Razin' Caine, untuk bekerja sama dengan Israel dan Lebanon untuk mencapai perdamaian yang abadi," kata Trump.
Dia mengatakan kesepakatan gencatan senjata Lebanon dan Israel ini menambah daftar peperangan yang berhasil diselesaikannya sejak terpilih kembali sebagai Presiden AS.
"Merupakan kehormatan bagi saya untuk menyelesaikan 9 perang di seluruh dunia, dan ini akan menjadi yang ke-10, jadi mari kita selesaikan," ujar Trump.
(dek/dek)





