sejumlah warga membakar rumah terduga bandar narkoba di Rohil. (foto : dok)
Mediaapakabar.com - Oknum Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah telah dicopot dari jabatannya usai sejumlah warga yang membakar rumah terduga bandar (BD) narkoba di Kelurahan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau pada Jumat (10/04/2026).
Mediaapakabar.com - Oknum Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah telah dicopot dari jabatannya usai sejumlah warga yang membakar rumah terduga bandar (BD) narkoba di Kelurahan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau pada Jumat (10/04/2026).
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan membenarkan hal itu. Dia menjelaskan, pencopotan merupakan langkah yang harus diambil.
" Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas," kata Kapolda pada pers.
Tidak hanya itu, kini sosok dan harta kekayaan dari AKP Robiansyah pun jadi sorotan.
Informasi menyebutkan bahwa AKP Robiansyah memiliki harta kekayaan mencapai Rp.736.500.000. Jumlah tersebut dilaporkan ke LHKPN pada 26 Maret 2026.
Adapun untuk rincian lengkap dari harta kekayaan Kapolsek tersebut antara lain : * Tanah Dan Bangunan Rp 600.000.000.
1. Tanah Dan Bangunan Seluas 52 M2/10 M2 Di Kab/Kota Kota Pekanbaru sebesar Rp 600.000.000
* Alat Transportasi Dan Mesin Rp 85.000.000. 1. Mobil, Toyota Mobil Penumpang Tahun 2016 senilai Rp 85.000.000.
* Harta bergerak lainnya Rp 36.500.000. * Surat Berharga Rp ----. * Kas dan setara kas berjumlah Rp 15.000.000
Sedangkan untuk harta lainnya Rp 0. Sub total dengan jumlah Rp 736.500.000. * Utang Rp 0. Selanjutnya, secara total harta kekayaan yang dimiliki Kapolsek bersangkutan mencapai Rp 736.500.000
Sebagaimana diketahui ratusan warga beramai-ramai telah menggeruduk sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba. Massa kemudian melakukan pengrusakan hingga pembakaran.
Salah seorang warga menyebutkan bahwa aksi tersebut didasari dari kekesalan lantaran laporan masyarakat tak pernah kunjung direspons oleh Polsek Panipahan.
" Karena tidak ada tanggapan, maka warga bergerak ke rumah Bandar narkoba di Jalan Bundaran, Panipahan Darat, Kecamatan Palika," katanya pada pers, Selasa (15/04/2025).
Yang akhirnya, aksi warga tersebut berbuntut panjang dengan telah dicopotnya Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah bersama Kanit Reskrim Aipda Rahmat Ilyas. (MC/Red)





