Sebuah helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis 16 April 2025 pagi, telah ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan hancur.
Dari rekaman video yang beredar, terlihat kondisi helikopter yang membawa dua kru dan enam orang penumpang hancur di Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Helikopter milik PT Matthew Air ini sebelumnya bertolak dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.
Helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, pada Kamis pagi. Informasi awal mengenai hilangnya kontak ini diterima oleh Kantor SAR Pontianak pada pukul 10.40 WIB dari pihak AirNav. Berdasarkan laporan tersebut, helikopter kehilangan kontak pada pukul 08.39 WIB saat sedang menjalani penerbangan dari Melawi.
Baca juga:
Ini Identitas 8 Penumpang Insiden Hilangnya Helikopter PK-CFX di Sekadau Kalbar
Upaya Evakuasi dan Koordinasi Gabungan
Kepala SAR Pontianak, Made Junetra, menjelaskan bahwa tim di lapangan telah mendeteksi serpihan dari udara dan saat ini tim darat sedang berusaha mencapai titik koordinat lokasi jatuhnya helikopter.
"Tadi informasi memang serpihan ya, itu kan baru cerminan udara. Yang jelas dari Basarnas telah berkoordinasi dengan jajaran TNI, Polri, masyarakat, dan pihak perusahaan. Tentunya kami akan melaksanakan (operasi) besar ini secara maksimal agar harapan Bapak dan Ibu keluarga korban itu bisa ditemukan sesuai dengan yang tadi kami sampaikan," jelas Made Junetra.
Hingga sore tadi, tim penyelamat terus bergerak menuju lokasi yang sulit dijangkau tersebut. "Informasi terakhir dari OSC (On-Scene Commander) yang di Sintang itu, alhamdulillah sudah mau mendekati di lokasi yang kami share tadi sore setelah kami selesai melaksanakan briefing," tambahnya.




