HARIAN FAJAR, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, banyak diincar tim lain. Kabarnya, KTM hingga Aspar kepincut performa pembalap Honda Team Asia tersebut. Mengapa KTM dan Aspar kesemsem dengan Veda yang bertarung di Moto3 2016?
Ternyata catatan gila Veda memang bikin geleng-geleng kepala. Lihat kecepatan Veda Moto3 Amerika Serikat. Dja mencatat kecepatan tertinggi yang menggegerkan Circuit of the Americas (COTA), Austin,.
Pada sesi latihan bebas kedua (FP2), Veda berhasil menembus kecepatan puncak 241,3 km/jam, menjadikannya pembalap dengan Event Best Maximum Speed tertinggi di akhir pekan tersebut.
Remaja asal Gunungkidul itu tidak hanya unggul dalam kecepatan lurus. Ia juga mencatat waktu tercepat di Sektor 1 (T1) dengan catatan 37,056 detik, mengungguli rival-rival kuat seperti Alvaro Carpe dan Casey OGorman. Berkat performa teknis yang gemilang ini, pembalap asal Wonosari tersebut berhasil mengamankan posisi start di baris kedua, tepatnya di urutan ke-4.
Kecepatan tertinggi motor Honda tunggangannya sempat mencapai 237,0 km/jam dalam sesi kualifikasi yang berlangsung ketat. Namun, angka tersebut bukanlah batas maksimal yang mampu dicapai Veda selama sesi latihan.
Nasib Kurang Beruntung di Balapan UtamaMemasuki balapan utama sepanjang 14 putaran, Veda sejatinya memiliki peluang besar untuk kembali naik podium setelah sebelumnya meraih posisi kelima di Thailand dan podium ketiga di Brasil. Sayangnya, nasib kurang beruntung menghampirinya saat ia mengalami crash pada putaran kelima yang memaksanya gagal menyentuh garis finis (Did Not Finish).
Meski gagal menambah poin, data statistik tetap menempatkan Veda sebagai salah satu pembalap paling kompetitif di COTA. Ia mencatatkan fastest lap terbaik keempat dengan waktu 2 menit 13,844 detik dan mencatat top speed saat balapan mencapai 237,5 km/jam, menempatkannya di jajaran lima besar bersama pembalap senior lainnya.
Status Rookie Terbaik dan Tantangan BerikutnyaHingga seri Amerika Serikat berakhir, Veda Ega Pratama masih kukuh menyandang status sebagai Rookie Terbaik di Moto3 2026 dengan raihan 27 poin, yang menempatkannya di peringkat tujuh klasemen sementara. Ia unggul atas rival-rival debutan seperti Brian Uriarte dan Rico Salmela.
Veda Ega Pratama menegaskan bahwa jeda waktu sebelum seri selanjutnya di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada akhir April mendatang akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk persiapan dan evaluasi performa.





