Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih akan berlangsung transparan.
BKN mengatakan transparansi tersebut seperti yang selama ini dilakukan BKN dalam pengadaan ASN dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
"Maka itu, BKN memastikan proses pendaftaran dilakukan secara digital melalui portal resmi pemerintah tanpa pungutan biaya, yaitu phtc.panselnas.go.id," mengutip unggahan BKN di akun media sosial resminya pada Jumat (17/4/2026).
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa BKN akan mengawal prosesnya agar berlangsung sesuai sistem merit dan berintegritas. Rekrutmen ini sendiri akan terbuka bagi lulusan D-3 hingga S-1 dari semua jurusan, memberi peluang luas bagi talenta muda di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menyampaikan perkembangan jumlah Kopdes Merah Putih mencapai lebih dari 30.000 unit.
Selain itu, terdapat 5.476 pengelola dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih, dan akan menjadi pegawai BUMN di bawah PT. Agrinas Jaladri Nusantara dengan status PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), dan setelah masa kerja 2 tahun akan dialihkan untuk bergabung ke Kopdes Merah Putih.
"Proses seleksinya akan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Tidak ada jalur khusus. Semua harus melalui mekanisme yang terbuka," tegas Zulkifli Hasan dalam konferensi pers Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, dikutip Jumat (17/4/2026).
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google




