TAUD Tanggapi Dugaan Motif Dendam Pribadi Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Upaya Melokalisir

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Muhammad Isnur, saat menanggapi motif penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Kamis (16/4/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menanggapi pernyataan Oditurat Militer yang menyebut motif penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, adalah dendam pribadi.

Anggota TAUD, M Isnur, menilai pernyataan tersebut merupakan upaya membatasi terduga pelaku pada empat tersangka saja.

“Ini adalah upaya sabotase untuk mengungkapkan itu,” kata dia, Kamis (16/4/2026), seperti dikutip dari video Kompas TV.

“Dengan dicegahnya tidak adanya TGPF (tim gabungan pencari fakta) ya, dengan percepatan penyerahan (berkas perkara), bahkan tanpa adanya pemeriksaan terhadap baik itu korban, ataupun saksi dari KontraS dan masyarakat sipil, jadi ini adalah upaya hanya melokalisir di empat saja,” lanjutnya.

Baca Juga: 4 Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Belum Ditunjukkan, TNI: Akan Terlihat di Sidang

Isnur berpendapat, pernyataan mengenai motif itu juga "menutup pintu" untuk pengungkapan pihak-pihak yang memerintahkan dan mendanai.

“Kemudian juga menutup pintu siapa yang menyuruh, siapa yang memerintahkan, siapa yang mendanai,” ucapnya.

“Bahkan melakukan upaya pembelokan informasi dengan hanya melokalisir dendam pribadi. Jelas sekali perkara Andrie Yunus tidak ada masalah pribadi dengan aktor-aktor pelaku,” tegasnya.

Menurut Isnur, yang Andrie lakukan adalah kerja-kerja kritik.

Sebelumnya Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta Kolonel Chk Andri Wijaya menyebut motif empat tersangka pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus (AY), adalah dendam pribadi.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • tim advokasi untuk demokrasi
  • penyiraman air keras
  • andrie yunus
  • motif penyiraman air keras
  • taud
  • tersangka penyiraman air keras
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banyak Kepala Daerah Ditangkap karena Korupsi, Kemendagri Sebut Sudah Ingatkan Berkali-kali
• 59 menit lalukompas.com
thumb
Gibran Tekankan Pemerataan Literasi AI untuk Hadapi Disrupsi Digital di Audiensi Merapi Forum 2026
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Helikopter Hilang Kontak di Kalimantan Barat, Angkut 8 Orang
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Polda Metro Selidiki Kematian Wanita di Tangsel
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kopaska: Pasukan "Neraka" Samudera Perisai Nusantara | Brigade Podcast
• 9 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.