Industri daur ulang tekankan kesiapan perkuat bahan baku plastik

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) menekankan kesiapan untuk memperkuat bahan baku plastik nasional di tengah tekanan geopolitik global yang memicu kenaikan harga dan risiko gangguan pasokan.

Direktur Eksekutif ADUPI Hadiyan Fariz dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa industri daur ulang telah menjadi bagian penting dalam sistem pasokan bahan baku plastik nasional.

Menurut dia, dalam kondisi ketergantungan impor yang masih tinggi, kehadiran material daur ulang dinilai mampu menjadi penopang yang lebih stabil karena berbasis sumber daya domestik.

"Industri daur ulang plastik telah memainkan peran nyata dalam menopang kebutuhan bahan baku nasional," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini sekitar 70 persen kebutuhan nafta nasional masih berasal dari impor, sedangkan bahan baku plastik jadi jenis resin virgin juga masih bergantung pada impor sebesar 40–50 persen.

Kondisi itu membuat pasar domestik rentan terhadap fluktuasi harga global serta dinamika geopolitik, termasuk di kawasan Selat Hormuz.

Di sisi lain, industri daur ulang telah berkontribusi 20 persen terhadap total pasokan bahan baku plastik nasional. Dan, menurut dia, angka tersebut menunjukkan bahwa perannya tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keberlangsungan industri.

Selain menopang pasokan, industri ini juga dinilai mampu menjaga stabilitas harga di tingkat hilir dengan menyediakan alternatif bahan baku yang lebih terkendali.

Ia mengatakan industri daur ulang berpotensi menekan kenaikan biaya produksi yang dapat berdampak pada harga produk konsumsi masyarakat, termasuk kemasan pangan dan kebutuhan sehari-hari.

Menurut Hadiyan, penguatan industri daur ulang juga relevan dalam menjaga daya beli masyarakat karena dapat meredam inflasi berbasis biaya (cost-push inflation).

Selain itu, sektor itu turut mendukung keberlangsungan UMKM, serta menjadi bagian dari ekonomi rakyat dengan kontribusi ekonomi mencapai sekitar 9,2 miliar dolar AS dan penyerapan tenaga kerja yang besar.

Dari sisi kapasitas, industri daur ulang masih memiliki ruang pengembangan yang luas. Saat ini terdapat 749 perusahaan dengan kapasitas terpasang sekitar 3,16 juta ton per tahun, namun tingkat utilisasinya baru mencapai 48 persen yang menunjukkan peluang besar untuk meningkatkan kontribusi terhadap pasokan domestik.

Ke depan, ia menyampaikan penguatan industri daur ulang akan difokuskan pada peningkatan kualitas dan kuantitas bahan baku domestik, optimalisasi utilisasi kapasitas, serta penguatan ekosistem industri agar lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Hadiyan menegaskan pula, momentum ketidakpastian global saat ini menjadi peluang untuk memperkuat peran industri daur ulang sebagai pilar strategis dalam ketahanan bahan baku plastik, sekaligus mendukung target pengelolaan sampah dan transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan industri hulu-hilir plastik dalam negeri memberi jaminan ketersediaan stok untuk kebutuhan domestik, di tengah gangguan rantai pasok bahan baku.

Ia mengatakan dari pertemuan antara kementerian dengan industri hulu hingga hilir plastik yang digelar di Jakarta, Kamis (16/4), terungkap optimisme industri terhadap ketersediaan stok plastik di dalam negeri.

“Kami mendapatkan jaminan dari industri bahwa stok plastik seharusnya tidak ada masalah. Saya garisbawahi kata seharusnya, karena pemerintah tetap terus memantau perkembangan situasi global secara cermat yang berdampak terhadap produksi dan stok subsektor ini,” ujar Agus dalam keterangan yang dikonfirmasi.

Sebelumnya Menperin juga menegaskan pemerintah terus mengupayakan diversifikasi bahan baku hingga mendorong pemanfaatan daur ulang guna menjaga ketersediaan plastik nasional di tengah tekanan geopolitik global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Kunjungan Prabowo ke Dua Negara Super Power Rusia dan Prancis, Apa Saja?
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemimpin Eropa Sambut Gencatan Senjata 10 Hari Israel-Lebanon dan Dorong Perdamaian Permanen
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pelaku Pencabulan Anak di Sukapura Jakut Ditangkap
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Belajar dari London: Ketika Pendidikan Militer Peduli Prinsip HAM Global
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Direktur Eksekutif INDEF soal Langkanya Minyakita, Apa Penyebabnya? | KOMPAS SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.