JAKARTA, DISWAY.ID – Kuliah umum di Universitas Diponegoro menyoroti perkembangan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan.
Dalam pemaparan industri, uji coba armada listrik yang dilakukan PT Sinarniaga Sejahtera (SNS) menunjukkan hasil signifikan, dengan penurunan emisi karbon hingga 56 persen dibandingkan kendaraan konvensional pada rute yang sama.
Temuan ini sekaligus menegaskan potensi besar elektrifikasi kendaraan dalam mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan.
Garudafood melalui anak usahanya di bidang distribusi yakni PT Sinarniaga Sejahtera (SNS) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem distribusi nasional melalui integrasi teknologi digital dan praktik bisnis berkelanjutan.
BACA JUGA:Cek Daya Tampung SNBT 2026 Kampus Undip untuk Persiapan Masuk PTN Idaman, Camaba Catat!
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Garudafood dan Managing Director SNS, Ruli Tobing, saat mengisi kuliah umum bertajuk “TRANS7 Mengajar: Creativity and Leadership” di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang.
Dalam pemaparannya, Ruli menekankan bahwa keberhasilan Garudafood memimpin industri selama lebih dari 35 tahun tidak terlepas dari peran vital jaringan distribusi luas SNS yang mampu menjangkau pelosok Nusantara sebagai competitive advantage yang menjadi kekuatan SNS di industrinya.
Berpengalaman lebih dari 30 tahun, SNS kini melayani lebih dari 350.000 outlet di seluruh Indonesia di berbagai kanal distribusi, antara lain pasar tradisional (general trade), modern trade, food service, hingga jalur kemitraan.
BACA JUGA:Sinergi UI, PNP, dan UNDIP Laporkan Respons Bencana Tanah Datar kepada Gubernur Sumbar
Di sisi bisnis digital, SNS juga turut mengelola penjualan produk Garudafood di sejumlah marketplace, sekaligus mengembangkan platform distribusi digital bernama BarangKulakan.
"Kekuatan SNS bukan hanya soal seberapa luas kami bisa menjangkau, tetapi seberapa dalam kami bisa masuk ke setiap sudut pasar Indonesia. Beroperasi di tengah lanskap kepulauan Indonesia yang mencakup belasan ribu pulau dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, jaringan distribusi luas SNS hadir dari minimarket di pusat kota hingga warung di pelosok desa, memastikan produk Garudafood selalu tersedia di tangan konsumen" ujar Ruli Tobing.
SNS menyadari bahwa distribusi masa depan tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada armada fisik.
Untuk menjawab tantangan ini, SNS telah meluncurkan 2 (dua) inovasi digital yang mengubah cara outlet memesan produk Garudafood melalui aplikasi Sales Assistant Mobile (SAM), yang membantu tenaga penjual (salesman) dalam mencatat pesanan, mengevaluasi performa toko, dan mengakses program promosi secara real-time.
BACA JUGA:Sinergi UI, PNP, dan UNDIP Laporkan Respons Bencana Tanah Datar kepada Gubernur Sumbar
Sementara itu, platform e-commerce BarangKulakan memungkinkan outlet, bahkan end user, untuk berbelanja secara mandiri tanpa harus menunggu kunjungan salesman, dilengkapi fitur pembayaran cashless via QRIS, transfer bank, dan sistem COD.
- 1
- 2
- 3
- 4
- »





