JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, mengungkapkan penyebab utama kekalahan timnya saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi FC Lampung.
Dalam pekan 28 BRI Super League 2025-26 laga yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026) petang, PSIM sejatinya sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kalah dengan skor 1-2.
Van Gastel menilai anak asuhnya sejatinya sudah tampil sesuai skema yang diinstruksikan.
Sejak sepak mula, PSIM langsung mendominasi penguasaan bola, bahkan mencetak gol pada menit 9 lewat aksi Savia Sheva. Lain itu, mereka punya 62 persen penguasaan bola serta memiliki total 17 percobaan mencetak gol.
Pelatih asal Belanda itu menyebut buruknya antisipasi bola mati menjadi penyebab utama kekalahan timnya.
"Kami sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik, tapi babak kedua terjadi masalah dengan bola mati," kata Van Gastel usai pertandingan dikutip dari Antara.
Baca Juga: Erick Thohir Tanggapi Masalah Tunggakan Gaji Pemain di PSBS Biak, Ini Katanya
"Gol kedua Bhayangkara itu murni kesalahan pemain belakang yang tidak baik dalam mengawal lawan," imbuhnya.
Senada dengan sang pelatih, penggawa PSIM, Reva Adi, mengakui timnya tampil cukup impresif pada paruh pertama.
Mereka sukses meredam tekanan lawan dengan sangat baik hingga mampu membuka keunggulan lebih awal.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV/Antara
- Bhayangkara vs PSIM
- PSIM Yogyakarta
- Jean-Paul Van Gastel
- BRI Super League
- klasemen super league
- hasil super league





