Perbaikan Atap Roboh Molor di Lapangan Bakti Rantepao, Upacara HKN Terpaksa Ditunda

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TORAJA UTARA — Keinginan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, untuk meresmikan hasil penataan Lapangan Bakti Rantepao pada Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), Jumat, 17 April, terpaksa ditunda. Hingga jelang siang, proses perbaikan belum rampung.

Padahal, peresmian tersebut semula akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini pada 21 April mendatang. Namun, pantauan di lokasi menunjukkan para pekerja masih sibuk menyelesaikan sejumlah bagian yang belum tuntas.

Sebelumnya, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menegaskan bahwa perbaikan harus selesai sebelum pelaksanaan upacara HKN yang rutin digelar setiap tanggal 17.

“Saya sudah katakan kepada penyedia, bahwa walaupun masih dalam masa pemeliharaan, pekerjaan ini harus selesai sebelum Upacara HKN,” ujarnya, Senin, 13 April.

Keterlambatan ini kembali menyoroti sejumlah proyek infrastruktur di wilayah Toraja, termasuk penataan Lapangan Bakti Rantepao. Proyek tersebut sempat menjadi perhatian setelah atapnya roboh pada Sabtu malam, 11 April lalu.

Menariknya, saat kejadian, hujan memang turun di wilayah Toraja, namun tidak disertai angin kencang seperti yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Meski begitu, bagian atap lapangan tetap ambruk.
Frederik menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan konsultan perencana terkait insiden tersebut.

“Konsultan perencana menyampaikan bahwa struktur kantilever sudah sesuai perhitungan dan telah disimulasikan menggunakan aplikasi SAP. Namun sebelumnya ada cuaca ekstrem yang menyebabkan sling putus, dan saat hendak diperbaiki kembali terkendala hujan,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah meminta adanya penguatan tambahan pada struktur bangunan.
“Kami meminta agar ditambahkan kolom support untuk mengantisipasi beban kejut atau tambahan,” tambahnya.

Diketahui, proyek penataan Lapangan Bakti Rantepao ini dikerjakan oleh CV Karya Maseroh Abadi dengan pengawasan dari CV Resopa Dewata Konsultan. Proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp1,82 miliar yang bersumber dari APBD 2025 melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Toraja Utara.

Beruntung, insiden robohnya atap tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kejadian ini menjadi perhatian serius, terutama terhadap kualitas proyek-proyek yang baru saja rampung dalam beberapa bulan terakhir. (edy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aston Villa vs Bologna: Pesta Gol di Villa Park, The Villans Singkirkan Wakil Italia dengan Agregat 7-1
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Langsung Ganti Pakaian Nyaman Usai Seharian Beraktivitas
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Membaca Ulang Keadilan Ekonomi dalam Sistem Perbankan Indonesia
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Puan Tegaskan Kekerasan Seksual Tidak Boleh Terjadi di Perguruan Tinggi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
MAMAKU SIGAP Pertamina Dongkrak Ekonomi Warga Kutawaru dan Atasi Sampah
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.