Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara terkait ketidakpastian proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kejelasan lanjutan dari pihak Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Situasi ini muncul di tengah dinamika perubahan kalender kompetisi internasional yang melibatkan berbagai pihak. Penyesuaian tersebut membuat sejumlah agenda besar di Asia, termasuk Piala Asia, ikut terdampak.
Sebelumnya, AFC sempat membuka proses awal bidding dengan mengundang sejumlah negara untuk hadir dalam pembahasan di Kuala Lumpur. Agenda itu menjadi langkah awal bagi negara-negara yang berminat menjadi tuan rumah untuk menyampaikan kesiapan mereka.
Namun dalam perjalanannya, proses tersebut tidak berjalan sesuai rencana. AFC kemudian memutuskan untuk menunda tahapan berikutnya karena adanya faktor eksternal yang cukup krusial.
- AFC.com
Salah satu penyebab utama penundaan ini adalah instruksi dari FIFA yang mengatur ulang kalender kompetisi global. FIFA disebut tidak lagi mengizinkan turnamen besar digelar pada tahun ganjil dan mendorong agar pelaksanaan dilakukan di tahun genap.
Kebijakan tersebut berdampak luas terhadap agenda AFC, termasuk rencana penyelenggaraan Piala Asia. Bahkan, muncul wacana tambahan kompetisi seperti Nations League versi Asia yang turut memengaruhi kepadatan kalender.
Dengan adanya potensi kompetisi baru tersebut, AFC harus melakukan penyesuaian secara menyeluruh. Hal ini tidak hanya menyangkut jadwal, tetapi juga kesiapan negara tuan rumah serta sinkronisasi dengan kompetisi lain.
Di tengah situasi yang belum pasti itu, Erick Thohir mengaku bahwa dirinya belum mendapatkan informasi terbaru terkait kelanjutan proses bidding. Ia menyebut bahwa komunikasi sempat berjalan sebelum akhirnya tertunda.
"Piala Asia, kemarin kan sempat ada undangan ke Kuala Lumpur buat bidding, tapi terus ditunda karena sepertinya ada kalender tambahan di AFC, yaitu Nations League, nah itu," ujar Erick di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
"Jadi saya belum mendapat kepastian lanjutan kapan proses bidding berikutnya dibuka lagi," tambahnya.
Indonesia sendiri sebelumnya telah masuk dalam daftar negara yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar untuk meningkatkan posisi sepak bola nasional di level Asia.




