Usai Kontak Tembak Aparat dengan KKB, Situasi di Yahukimo Terkendali

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Usai Kontak Tembak Aparat dengan KKB, Situasi di Yahukimo TerkendaliNasional | inews | Jum'at, 17 April 2026 - 13:08

YAHUKIMO, iNews.id - Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan situasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sudah aman dan kondusif usai kontak tembak aparat dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI. Insiden ini terjadi saat aparat melakukan patroli rutin di Kampung Samboga, Distrik Seredala.

Kontak tembak terjadi ketika tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melakukan patroli siang hari melintas di Jalan Trans Papua. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Saat melintas, aparat tiba-tiba mendapat tembakan dari arah kelompok KKB. Tembakan tersebut bahkan mengenai kendaraan taktis milik personel. Merespons serangan itu, aparat langsung melakukan tembakan balasan. Situasi pun berubah menjadi kontak tembak terbuka.

Tak lama berselang, kelompok KKB kembali melepaskan tembakan. Serangan datang dari dua arah sekaligus, yakni sisi kanan dan kiri jalan. Aparat kembali membalas tembakan tersebut. Dari arah hutan, terdengar teriakan yang mengindikasikan keberadaan kelompok bersenjata.

Baca Juga:JICT Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Pelabuhan Tanjung Priok

Di lokasi, petugas juga menemukan adanya pemalangan jalan menggunakan pepohonan. Hal ini sempat menghambat akses menuju Kampung Samboga. Berdasarkan penyelidikan awal, terdeteksi satu anggota KKB bersenjata berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah situasi mereda, tim gabungan melakukan penyisiran di lokasi. Sejumlah barang bukti berhasil ditemukan. Barang bukti tersebut antara lain sepatu, sangkur, alat pengisi amunisi, ponsel, tas noken, hingga pakaian dan rokok.

Meski sempat memanas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh personel dipastikan dalam kondisi aman.

Satgas Damai Cartenz menduga kelompok KKB telah merencanakan aksi gangguan keamanan. Hal ini berkaitan dengan aktivitas mereka usai ritual adat bakar batu pada 11 April 2026.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan aksi kelompok bersenjata serta melindungi masyarakat. Kami akan terus melakukan patroli intensif dan tindakan tegas yang terukur terhadap setiap gangguan keamanan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga:Polisi Berlakukan One Way di Lingkar Gentong Jika Antrean Kendaraan Lebih 1 Km

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menekankan pendekatan profesional dalam setiap operasi.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan preemtif, serta memastikan setiap tindakan di lapangan dilakukan sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat sipil,” katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

#papua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketum FFI Michael Sianipar Minta Bantuan Erick Thohir Agar Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Ini Total Suap yang Diterima!
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Regulasi Vape Direncanakan Mulai Berlaku Juli 2026, Pengguna Usia di Bawah 21 Tahun Dilarang
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Hakim-Hakim MK Cecar Operator Seluler di Sidang Gugatan Perkara Kuota Internet Hangus
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Membaca Ulang Keadilan Ekonomi dalam Sistem Perbankan Indonesia
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.