Ekspor Tekstil Tembus USD11,98 Miliar di 2025, Mendag: Bukti Produk RI Berkualitas

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Nilai ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia mencapai USD11,98 miliar dengan surplus sebesar USD2,81 miliar sepanjang 2025.

Ekspor Tekstil Tembus USD11,98 Miliar di 2025, Mendag: Bukti Produk RI Berkualitas. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kinerja ekspor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau yang akrab disapa Busan, mengungkapkan nilai ekspor TPT nasional mencapai USD11,98 miliar dengan surplus sebesar USD2,81 miliar.

Menurut Busan, capaian tersebut mencerminkan kualitas produk tekstil Indonesia yang mampu bersaing di pasar global. Ia menilai kekuatan utama industri TPT nasional terletak pada ekosistemnya yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga:
RI Dapat Tarif Nol Persen untuk Produk Tekstil ke AS, Beri Manfaat 4 Juta Pekerja

“Ekosistem tekstil dan produk tekstil kita terlihat sangat bagus. Saya kira ekosistem (tekstil) kita paling lengkap mulai dari bahan baku, pabriknya, distribusinya, desainernya, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)-nya ada semua dan bisa berjalan dengan baik,” ujar Mendag dikutip Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, kualitas produk yang baik menjadi kunci dalam menghadapi persaingan global sekaligus mengendalikan laju impor. Dengan daya saing yang kuat, industri tekstil dalam negeri diyakini mampu bersaing dengan produk asing, baik di pasar domestik maupun internasional.

Baca Juga:
Dampak Krisis Geopolitik, Bahan Baku Industri Tekstil Naik 40 Persen

Untuk memperkuat ekspor, Busan menekankan optimalisasi berbagai perjanjian dagang yang telah dimiliki Indonesia. Salah satu pasar utama yang terus dijaga adalah Amerika Serikat, yang mencatatkan nilai ekspor Indonesia sekitar USD30 miliar dengan surplus mencapai USD18,11 miliar pada 2025.

“Oleh karena itu, kita jaga dan optimalkan pasar AS,” ujarnya.

Baca Juga:
LPEI Suntik Lebih dari Rp100 Miliar ke Pabrik Tekstil di Jatim, Ekspor Naik Dua Digit

Mendag menambahkan, kondisi geopolitik saat ini memberikan tantangan dan dampak di berbagai sektor industri, termasuk tekstil. Meski demikian, ia menilai, pelaku industri tekstil nasional tetap menunjukkan ketahanan dan kemampuan untuk beradaptasi di tengah tantangan tersebut.

“Secara global semua sama-sama terkena imbas perang. Tapi, saya tanya (pelaku usaha) langsung tadi, teman-teman justru sanggup berdaya saing. Teman-teman sanggup berkompetisi dengan produk-produk asing karena ekosistem kita lebih lengkap dibanding negara lain,” kata dia. 

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi Transisi Energi, Muba Dorong Green Skills Pekerja Migas dan Batubara
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Bahlil Ungkap Rusia akan Pasok Minyak dan Bangun Infrastruktur Energi di Indonesia
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Malaysia Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen pada Kuartal I-2026
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Helikopter PK-CFX Sempat Kirim Sinyal Darurat sebelum Jatuh di Hutan Kalbar 
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Berlin Soroti Tarif Selat Hormuz, Sebut Ganggu Perdagangan Global
• 8 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.