Wamenhaj ungkap sempat ada kendala visa petugas haji, kini tuntas

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan seluruh visa petugas haji Indonesia untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 telah terbit setelah sebelumnya ada yang terkendala akibat proses administrasi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan kendala penerbitan visa merupakan hal yang kerap terjadi setiap tahun, terutama karena adanya proses penyaringan (screening) dan verifikasi dari otoritas Arab Saudi.

“Begini, hampir setiap tahun memang kan kendala visa selalu muncul, terutama dari pihak Saudi Arabia​​​​​​. Biasanya mereka ada proses screening, ada masalah administrasi dan sebagainya,” ujar Wamenhej Dahnil di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan sebelumnya seluruh visa haji bagi petugas memang telah terbit. Namun beberapa hari jelang pemberangkatan petugas gelombang pertama, sebanyak 40 visa petugas yang rata-rata dari tim Media Center Haji (MCH) kembali dibatalkan karena ada persoalan administrasi sektoral.

Baca juga: Dahnil ingatkan petugas haji tidak pamer saat berdinas di Tanah Suci

“Setelah keluar visanya kemudian ter-cancel karena ada masalah administrasi sektoral,” kata Wamenhaj Dahnil.

Menurut dia, administrasi sektoral yang dimaksud berkaitan dengan permintaan verifikasi ulang dari Kementerian Informasi Arab Saudi terhadap data para petugas.

“Administrasi sektoral itu ada permintaan dari Kementerian Informasi Saudi Arabia untuk melakukan verifikasi lagi,” ujar Wamenhaj.

Meski demikian Wamenhaj Dahnil memastikan permasalahan tersebut telah diselesaikan. Seluruh visa yang sebelumnya terkendala kini sudah terbit dan petugas dapat diberangkatkan sesuai rencana.

Baca juga: Petugas haji kloter pertama disiapkan untuk bentuk skema kontingensi

"Tapi per tadi malam 40 itu sudah tuntas, jadi teman-teman wartawan yang mau berangkat jangan khawatir," kata Wamenhaj Dahnil.

Dalam mengawali misi haji 2026, sekitar 400-an petugas haji akan mulai berangkat ke Tanah Suci pada Jumat. Mereka akan menjadi tim pendahulu untuk memastikan kesiapan layanan menyambut tamu-tamu Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT).

Para petugas haji yang mulai berangkat adalah mereka yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara. Adapun jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama akan mulai berangkat pada 22 April 2026.

Baca juga: Wamenhaj: Penyelenggaraan haji 2026 harus jadi tonggak sejarah baru


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga BBM Subsidi Dipastikan Aman hingga Akhir 2026, Bahlil Kunci Pasokan dan Gandeng Rusia
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
TPA Suwung Dibuka Terbatas, Solusi Sementara Krisis Sampah Bali
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Siap Suplai Alutsista ke Indonesia, Dubes Rusia: Tinggal Tunggu Permintaan
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Bukan Sarjana Pendidikan, Namun Terpanggil untuk Mendidik
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Panglima Kogabwilhan III Turun Gunung Tinjau Keamanan Area Obvitnas Freeport
• 58 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.