Moms, selama masa kehamilan, pemeriksaan USG (Ultrasonografi) jadi salah satu prosedur yang penting dilakukan. Pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui kondisi bayi di dalam kandungan sekaligus memantau tumbuh kembangnya. Biasanya, hasil USG akan dijelaskan oleh dokter, lalu diberikan kepada orang tua dalam bentuk lembar hasil atau foto.
Namun, tak jarang banyak ibu yang masih merasa bingung saat membaca hasil USG, terutama karena banyaknya istilah singkatan di dalamnya. Nah, supaya lebih mudah dipahami, yuk kenali arti singkatan yang sering muncul di lembar USG berikut ini!
Istilah-istilah di Lembar USGDikutip dari laman Healthline, beberapa istilah ini biasanya muncul di lembar hasil USG, yuk kenali arti dan kepanjangannya, Moms.
1. GA (Gestational Age)
Menunjukkan usia kehamilan yang dihitung berdasarkan ukuran tubuh janin, seperti panjang lengan, kaki, atau diameter kepala.
2. GS (Gestational Sac)
Kantung kehamilan yang biasanya terlihat sebagai bulatan hitam di awal masa kehamilan.
3. CRL (Crown Rump Length)
Ukuran panjang janin dari kepala hingga bokong. Biasanya digunakan untuk mengukur perkembangan janin di trimester awal.
4. EDD (Estimated Delivery Date)
Perkiraan tanggal persalinan atau Hari Perkiraan Lahir (HPL), yang dihitung berdasarkan siklus menstruasi ibu.
5. BPD (Biparietal Diameter)
Ukuran lebar kepala janin dari sisi kiri ke kanan, umumnya diukur pada trimester kedua dan ketiga.
6. AC (Abdominal Circumference)
Lingkar perut janin yang membantu dokter memperkirakan berat badan serta kecukupan nutrisi.
7. HC (Head Circumference)
Lingkar kepala janin yang digunakan untuk memantau pertumbuhan otak.
8. FW (Fetal Weight)
Perkiraan berat badan janin di dalam kandungan.
9. FHR (Fetal Heart Rate)
Detak jantung janin yang biasanya sudah dapat terdeteksi sejak usia kehamilan 6–7 minggu.
10. FL (Femur Length)
Panjang tulang paha janin yang menjadi indikator pertumbuhan tulang.
Jenis USG untuk Ibu HamilSelain itu, ada beberapa jenis USG yang bisa dilakukan selama kehamilan, dengan fungsi yang berbeda-beda, Moms, seperti:
1. USG Transvaginal
Biasanya dilakukan pada awal kehamilan untuk mendapatkan gambaran organ reproduksi yang lebih detail. Selain itu, juga dapat membantu mendeteksi kista, miom, endometriosis, hingga penyebab nyeri panggul.
2. USG 3D
Menampilkan gambar janin dengan lebih detail, sehingga Anda bisa melihat bentuk tubuh dan organ bayi dengan lebih jelas.
3. USG 4D
Hasilnya berupa video, sehingga Anda bisa melihat pergerakan janin secara real-time di dalam kandungan.
4. Fetal Echocardiography
Pemeriksaan khusus untuk melihat kondisi jantung janin, mulai dari detak, struktur, hingga fungsinya.
Dengan memahami istilah dan jenis USG, Anda bisa lebih tenang dan percaya diri dalam memantau perkembangan si kecil selama kehamilan. Jangan ragu juga untuk selalu bertanya pada dokter jika ada hasil yang belum dipahami, ya!





