Kemenkes Gandeng Industri Edukasi Masyarakat Lewat Label Gizi Nutri-Level untuk Cegah Diabetes

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggandeng industri untuk memperkuat edukasi kesehatan masyarakat melalui penerapan label gizi nutri-level sebagai upaya menekan risiko penyakit tidak menular, khususnya diabetes, di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Edukasi Pola Konsumsi Jadi Fokus

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan pola konsumsi masyarakat menjadi salah satu faktor utama meningkatnya penyakit tidak menular.

"Rata-rata konsumsi gula masyarakat Indonesia itu sudah mencapai, satu kali minum ya, itu dia sudah bisa mencapai 50 persen kebutuhannya," ujarnya dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan pada tahap awal, edukasi nutri-level difokuskan pada kandungan gula dalam makanan dan minuman siap saji, sementara aturan untuk produk kemasan masih disiapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurut Nadia, label nutri-level dirancang agar mudah dipahami masyarakat dengan empat kategori, yaitu A berwarna hijau tua, B hijau muda, C kuning, dan D merah.

Ia menambahkan penggunaan warna tersebut menyesuaikan dengan pemahaman masyarakat yang familiar dengan sistem lampu lalu lintas.

Industri Didorong Ikut Beradaptasi

Nadia menyebut pemerintah saat ini tengah melakukan advokasi kepada industri besar agar segera mengadopsi sistem pelabelan tersebut.

"Karena baru dilaunching kemarin, jadi kita sedang proses advokasi kepada, memang utama kita adalah industri besar," ujarnya.

Ia menegaskan tidak menutup kemungkinan industri menengah dan kecil turut berpartisipasi, meski tantangan utama berada pada biaya pengujian laboratorium.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kalbe Farma Mulia Lie menyatakan dukungan terhadap kebijakan tersebut.

"Dan jadi kita senang sekali begitu pemerintah meluncurkan program ini untuk mengedukasi. Kita senang. Karena bagi kita adalah mengedukasi promotif preventif lebih baik daripada kuratif," ujarnya.

Ia menyebut pihaknya akan mulai menerapkan label nutri-level setelah menghabiskan stok kemasan lama.

Kemenkes berharap kolaborasi ini dapat mendorong industri menghadirkan produk lebih sehat sekaligus mengubah perilaku konsumsi masyarakat menjadi lebih baik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beraksi! Blokade Selat Hormuz, Jet Tempur AS Lepas Landas dari Kapal Induk | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Pati Minta Sekolah Studi Tur ke Objek Wisata Lokal
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Tiga Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Bapanas Pastikan Stok Pangan dan Harga Stabil Merata di Wilayah Banten
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Bumil Wajib Tahu! Daftar Makanan yang Bikin Janin Sehat dan Pantangan yang Harus Dihindari
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.