FAJAR, BANTAENG – Kecelakaan lalu lintas tragis di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) merenggut nyawa seorang pemotor viral di media sosial Facebook, Jumat (17/4/2026). Peristiwa itu disiarkan langsung oleh akun Facebook Andi Abidzar Aflah dan mengundang perhatian luas warganet.
Dalam tayangan tersebut, suasana mencekam terlihat di lokasi kejadian. Seorang korban tampak terbujur kaku dan ditutupi kain berwarna pink di pinggir jalan, sementara warga dan pengendara yang melintas berkerumun menyaksikan kejadian tersebut.
“Meninggal terbakar ini kasihan, karena tabrakan kemudian mungkin terhempas ke botolan bensin yang dijual di pinggir jalan, kemudian ada percikan api dan terbakar,” ujar Andi Abidzar Aflah dalam siaran langsungnya.
Berselang tujuh menit, salah satu warga yang mengenakan jaket hitam dan songkok putih berinisiatif mencari identitas korban. Dari Surat Izin Mengemudi (SIM) yang ditemukan dalam dompet, korban diketahui bernama Muh Idham Parawansyah (28).
Kasat Lantas Polres Bantaeng, Iptu Muhammad Irdhan Syah membenarkan insiden nahas tersebut. Ia menyebut, pihaknya langsung ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Iya, kami langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP,” ujarnya melalui pesan Whatsapp.
Ia menyampaikan, kecelakaan maut itu terjadi di jalan poros Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, Bantaeng. insiden tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni sepeda motor roda tiga jenis Kaisar plat DD 6037 FB dan sepeda motor Honda GL 100 dengan nomor polisi DD 6505 XX yang ditunggangi korban.
“Kronologinya kendaraan roda tiga yang dikendarai Sulkifli (17) seorang pelajar asal Kampung Korong Batu, Desa Baruga, melaju dari arah timur ke barat dengan membawa empat penumpang,” ucapnya.
Saat tiba di lokasi, kendaraan tersebut menyambar bagian samping kanan sepeda motor Honda GL 100 yang dikendarai Idham dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan.
“Korban bersama sepeda motornya terseret hingga menghantam sebuah lapak penjual bensin eceran di pinggir jalan. Diduga kuat, percikan api dari benturan atau mesin motor memicu ledakan yang langsung membesar, membakar korban dan motornya di lokasi,” jelas Irdhan.
Korban adalah warga Kampung Lele Caddi, Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, mengalami luka berat di bagian kepala serta luka bakar di sekujur tubuh.
“Ia (Muh Idham Parawansyah) meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara pengendara roda tiga, Sulkifli selamat tanpa mengalami luka,” tuturnya.
Irdhan melanjutkan, peristiwa ini sempat menghebohkan warga sekitar. Sejumlah warga sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kobaran api yang cepat membesar membuat korban tidak dapat diselamatkan.
Pihaknha masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelalaian dalam berkendara maupun aspek keselamatan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami menghimbau kepada seluruh pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, agar lebih berhati-hati dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkas Irdhan. (map)





