Kecurigaan Publik terhadap Motif Kasus Andrie Yunus Menguat

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, meragukan motif di balik aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang sebelumnya diungkap oleh Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Kolonel Chk Andri Wijaya.

Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta sebelumnya menyebut bahwa motif penyiraman terhadap Andrie Yunus adalah karena dendam pribadi.

BACA JUGA: Komnas HAM Terkendala Izin TNI untuk Pendalaman Kasus Andrie Yunus

"Saya meragukan alasan tersebut. Saya juga meyakini banyak pihak yang meragukan alasan tersebut dan membangun kecurigaan bahwa kasus tersebut sudah diatur sedemikian rupa agar tidak tuntas secara menyeluruh," kata Fernando Emas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/4).

Menurut Fernando, ketidakpercayaan publik terhadap motif kasus ini secara perlahan akan merusak kepercayaan masyarakat kepada pemerintahan Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Pernyataan Terbaru Yusril soal Peradilan Kasus Andrie Yunus

"Ketidakpercayaan tersebut secara perlahan akan semakin merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan membangun keyakinan bahwa pemerintahan saat ini sedang menuju otoriter yang anti kritik," ujarnya.

Fernando kemudian mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk memanfaatkan momentum ini guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahannya.

BACA JUGA: Berkas Perkara Penyiraman Air Keras Masuk ke Pengadilan Tanpa Keterangan Andrie Yunus

"Seharusnya Presiden Prabowo memanfaatkan momentum ini untuk terus meningkatkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahannya. Jangan biarkan dirusak oleh orang-orang yang ada di sekitarnya, termasuk oleh institusi yang pernah membesarkan namanya," tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap publik terus mengawal kasus Andrie Yunus agar dibuka secara terang-benderang tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Saya berharap publik terus mengawal dan menyuarakan agar kasus tersebut dibuka secara terang-benderang tanpa ada yang ditutup-tutupi hanya karena untuk melindungi orang-orang tertentu dan motif sebenarnya," kata Fernando Emas. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Konon, Kasus Penyiraman Andrie Yunus Bakal Mandek Kalau Diproses Pengadilan Sipil


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keputusan Khvicha Kvaratskhelia Pindah ke MU Membingungkan di Tengah Kabar Terbaru Marcus Rashford
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Kakorlantas Upacara Adat-Doa Bersama di Pura Besakih, Harap Kelancaran Kemala Run 2026
• 6 jam laludetik.com
thumb
Peminat Mobil Korea Tidak Sebanyak Dulu
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Cedera Olahraga Meningkat, Kini Ada Solusi Praktis Tanpa Perlu 2 Obat 
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jangan Ngecas HP di Bandara dan Kafe, Dampaknya Bisa Fatal
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.