Indonesia Dorong Transformasi Pemasyarakatan di Forum Global WCPP 2026

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Bali

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi sistem pemasyarakatan di tingkat global pada penutupan The 7th World Congress on Probation and Parole yang digelar di Bali, Kamis, 16 April 2026.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas kontribusi dan kolaborasi selama kongres berlangsung. Ia menekankan bahwa forum internasional ini memperkuat arah kebijakan sistem peradilan pidana yang tidak lagi berfokus semata pada penghukuman, melainkan juga pada aspek pemulihan dan keamanan masyarakat.

“Kongres ini menegaskan transformasi menuju sistem yang lebih adil dan manusiawi, sejalan dengan pembaruan KUHP di Indonesia,”kata Mashudi dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 April 2026.

Ia menambahkan, hasil diskusi dan pertukaran praktik baik selama WCPP diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di berbagai negara, sekaligus mempererat kerja sama lintas negara.

Sementara itu, Direktur Bimbingan Kemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, menilai rangkaian diskusi selama tiga hari berjalan produktif dan melahirkan berbagai gagasan strategis. Ia menyoroti pentingnya penerapan pendekatan berbasis bukti (evidence-based), pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), serta penguatan keadilan restoratif dan pendekatan trauma-informed care dalam praktik pemasyarakatan.

Menurutnya, pertukaran pengetahuan antarnegara dalam forum ini membuka perspektif baru untuk memperkuat peran pembimbingan kemasyarakatan dan meningkatkan efektivitas program rehabilitasi.

Apresiasi juga datang dari perwakilan peserta, Veronica Ballard, yang menilai WCPP 2026 sebagai wadah penting dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap peran strategis pemasyarakatan dalam sistem peradilan.

WCPP 2026 yang diikuti ratusan peserta dari berbagai negara ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam mendorong sistem pemasyarakatan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemulihan.

Di akhir kegiatan, Kemenimipas juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan WCPP berikutnya yang direncanakan berlangsung di Latvia, sebagai bagian dari keberlanjutan kerja sama internasional di bidang pemasyarakatan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
8 Kru dan Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas
• 17 jam laludetik.com
thumb
Lengangnya Gedung DPR di Tengah Penerapan WFH
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Tewas di Korsel Transparan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Dubes: Arab Saudi konsisten menahan diri dalam konflik kawasan
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Dugaan Pencabulan oleh Pendakwah SAM Sudah Terendus Sejak 2021
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.