Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyatakan Selat Hormuz dibuka sepenuhnya untuk semua kapal komersial. Keputusan itu hanya berlaku selama periode gencatan senjata 10 hari di Lebanon.
Dilansir Aljazeera dan Reuters, Jumat (17/4/2026), Abbas Araqchi menyampaikan itu lewat sebuah unggahan di X. Ia menyatakan jalur pelayaran untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz "dinyatakan sepenuhnya terbuka".
"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka," kata Araqchi dalam unggahannya.
Ia menyatakan jalur 20 persen minyak dunia itu akan dibuka selama sisa periode gencatan senjata di Lebanon. Gencatan senjat di Lebanon sebelumnya ditetapkan berlangsung selama 10 hari.
(maa/idn)





